Pencarian

Kaleidoskop

KALEIDOSKOP
Kementerian Pekerjaan Umum 2010

Tahun 2010 tercatat sebagai tahun bencana dan duka bagi bangsa. Bencana alam seperti Wasior, Merapi dan Mentawai membuat pertiwi kembali bersedih. Bagi Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tahun yang beberapa hari lagi akan kita tinggalkan boleh jadi merupakan tahun yang cukup membanggakan. Berbagai penghargaan telah diterima Kementerian Teknis yang dikenal memiliki motto: Bekerja Keras, Bergerak Cepat dan Bertindak Tepat. Seperti halnya tahun-tahun sebelumnya, berikut penghargaan selama 2010 yang berhasil diraih Kementerian PU.

Anugerah Media Humas (AMH) 2010 Sebagai Nominasi 4 dan 5 untuk kategori peserta kementerian lembaga Negara dalam Anugerah Media Humas (AMH) 2010. Nominasi ke - 4 untuk kategori media profil audio visual dan nominasi ke-5 untuk kategori media “laporan tahunan cetak“.

Komisi Informasi Pusat menetapkan Kementerian PU sebagai salah satu dari 9 badan publik yang proaktif dalam mempersiapan pelaksanaan UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. BPP Gapensi, Menteri PU Djoko Kirmanto terpilih menjadi salah satu dari 4 tokoh nasional yang dinilai berjasa dalam mengembangkan sektor konstruksi di tanah air. Sebagai Penutup Buku tahun 2010 pada Perayaan Puncak Hari Ibu ke-28 di TMII, Menneg Pemberdayaan Perempuan menghadiahkan Anugrerah Parahita Ekapraya Kategori Madya kepada Menteri PU. Penghargaan ini diberikan Presiden SBY selaku Kementerian yang dinilai berhasil melaksanakan Strategi Pengarus Utamaan Gender.

Selama 2010 Puskompu mencatat, 4 kali Menteri PU bersama Presiden (2 kali) dan Wakil Presiden (2 kali) meresmikan/tinjauan lapangan pada proyek-proyek ke PU-an. Mengisi acara di TV 13 kali dan melakukan Rapat dengan DPR/DPD sebanyak 11 kali serta melakukan kunjungan kerja (Luar Jabotabek) sebanyak 32 kali. Selengkapnya kegiatan Menteri PU sebagai berikut :

4 Januari

Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto mengunjungi Proyek Waduk Jatigede di Sumedang, Jawa Barat. Bersama menteri Pertanian, Gubernur Jawa Barat dan Bupati Sumedang Menteri PU mengikuti Acara Gerakan Konservasi DAS Cimanuk di lokasi pembangunan Waduk Jatigede. Saat itu, Djoko menyatakan, Lahan kritis DAS Cimanuk saat ini mencapai 110 ribu hektar atau 31 persen dari luas DAS. Atas kondisi tersebut Djoko menilai kondisi Daerah Aliran Sungai (DAS) Cimanuk di Jawa Barat berkondisi sangat kritis.

Melihat keprihatinan itu, Menteri PU mengibaratkan kondisi DAS Cimanuk seperti orang sakit yang sudah koma. Dengan selesainya Waduk Jatigede nanti, masalah diatas dapat diatasi sekaligus mengurangi besaran banjir yang terjadi di pantai utara Jawa serta menjadi sumber air irigasi rentang, termasuk sebagai sumber air baku bagi wilayah pantura Jawa. Gerakan Konservasi DAS Cimanuk ditandai dengan penanaman pohon Kemiri Sunan yang juga diikuti ratusan murid SD, SMP dan petani.

6 Januari

Menteri PU mendampingi Wakil Presiden Boediono meninjau infrastruktur pengendali banjir Jakarta dan Banjir Kanal Timur (BKT) dari udara. Pantauan berlangsung selama 30 menit dimulai pukul 09.00 WIB. Selain Djoko Kirmanto, Gubernur DKI Fauzi Bowo, Kepala Balai Besar WIlayah Sungai Ciliwung Cisadane, Pitoyo Soebandrio dan Kepala Unit Kerja Presiden untuk Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) Kuntoro Mangkusubroto juga turut serta. Usai tinjauan, Wapres langsung menggelar rapat dikantornya terkait perampungan proyek BKT. BKT dibangun untuk melindungi permukiman, kawasan industri, dan 13 kawasan pergudangan dari ancaman banjir. BKT bermanfaat sebagai prasarana konservasi air, pengisian kembali air tanah dan sumber air baku serta area ruang terbuka hijau diseputar bantaran sungai yang dilalui BKT.

11 Januari

Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto meresmikan monumen Gapensi (Gabungan Pelaksana Konstruksi Seluruh Indonesia) di Pandaan, Pasuruan, Jawa Timur. Peresmian itu sengaja dipilih bertepatan dengan penyelenggaraan Munas Khusus Gapensi yang digelar selama 3 hari di Surabaya. Dalam kesempatan itu, Menteri PU diberi penghargaan sebagai salah satu dari 4 tokoh nasional (Yusuf Kalla, Ginanjar Kartasasmita), yang berjasa dalam mengembangkan sektor konstruksi di tanah air.

18 Januari

Menteri PU Djoko Kirmanto mendampingi Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono meresmikan tujuh buah proyek infrastruktur bidang Pekerjaan Umum senilai Rp 167,2 miliar di Ngawi, Jatim. Ke-7 proyek itu adalah Jalan Lingkar Ngawi (10,73 km), jalan baru (6,3 km), peningkatan jalan lama ( 4,43 km), pembangunan lantai jembatan Klitik, 2 unit Rusunawa senilai Rp 11,5 miliar serta jaringan Sistem Penyediaan Air Minum Ibukota Kecamatan (SPAM - IKK). Usai peresmian Menteri PU berjanji akan mewujudkan infrastruktur air minum untuk mengurangi separuh dari penduduk Indonesia agar memiliki akses yang aman terhadap air minum, sesuai target MDG’S.

21 Januari

Tampil dalam acara Selamat Pagi Nusantara di TVRI, Menteri PU berjanji dalam program kerja 100 hari Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II, Kementeriannya akan memastikan pekerjaan proyek baru berikut pemeliharaan berjalan dengan baik.

Dalam target program 100 hari, Kementerian PU mempunyai enam proyek yaitu pembangunan dan rehabilitasi ruas utama, penyediaan air minum didaerah tertinggal, perbaikan dan peningkatan irigasi, serta rencana pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS). Kementerian PU juga telah membentuk Tim Nasional Penyiapan Pembangunan Infrastruktur Penghubung Jawa – Sumatera sesuai dengan Keputusan Presiden. Tugas Tim nantinya mempersiapkan pembangunan termasuk penyusunan studi kelayakan. Ground Breaking JSS direncanakan 2014.

21 Januari

Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto melakukan temu pers. Saat itu Djoko menjelaskan seputar penyelesaian program 100 hari yang beliau nilai sebagai modal awal untuk mencapai target program pembangunan tahun 2014. Menteri PU berharap, pada hari ke-100 program sudah mencapai 100 persen. Ditambahkan program diarahkan untuk mengatasi sumbatan (debottlenecking) khususnya pada aturan pengadaan tanah, peningkatan kapasitas jalan.

Ada 6 program ke PU an yang akan diselesaikan yaitu peningkatan kesehatan lingkungan, Penyelesaian audit teknis untuk pengembalian dan pemastian fungsi (embung, waduk, bendung dan bendungan, serta jaringan irigasi ) secara holistik dan terintegrasi. Membentuk tim penyiapan prasarana penghubung Jawa-Sumatera yang bertugas melakukan studi kelayakan, peningkatan kapasitas jalan lintas di Sumatera dan Sulawesi sepanjang 695, penyelesaian struktur penampang basah prasarana pengendalian banjir, banjir kanal timur (BKT, sosialisasi dan bantuan PNPM mandiri dalam rangka rehabilitasi dan rekonstruksi rumah di Sumatera Barat dan Jawa Barat.

24 Januari

Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, didampingi Wamen PU Hermanto Dardak, Sekretaris Jenderal Kementerian PU Agoes Widjanarko serta Dirut PT Jasa Marga Frans S. Sunito melakukan tanam pohon di ruas jalan tol Jakarta – Cikampek KM 21. Kegiatan dimaksudkan untuk mewujudkan lingkungan harmonis serta menjaga lahan di sekitar jalan tol agar tetap hijau. Menurut Djoko penanaman pohon diperlukan sebagai upaya melakukan adaptasi dan mitigasi dalam penanganan perubahan iklim. Cara ini dinilai mudah dilakukan, guna menyerap emisi gas kendaraan yang melintasi ruas tol.

25 Januari

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto melakukan kunjungan kerja ke Desa Parakanlima, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Kunjungan beliau untuk meresmikan jembatan prototipe beruji kabel (cable stayed), senilai Rp 24 Miliar. Jembatan dibangun sebagai penghubung Desa Parakanlima, Kecamatan Cikembar dengan Desa Bantarjati, Kecamatan Jampang Tengah. Jembatan beruji kabel `Pusjatan Palibaja` ini dibangun untuk meningkatkan perekonomian masyarakat pedalaman.

Menteri PU memerintahkan agar dibeberapa daerah lain dibangunkan jembatan model ini. Kepada Puslitbang Jalan dan Jembatan Djoko menghimbau mengevaluasi dan memonitor perkembangan jembatan yang telah dibangun hingga dapat bertahan 50 tahun. Jembatan type ini dinilai sangat cocok bisa dikembangkan di daerah lain, mengingat harganya yang murah, cepat dan mudah dikerjakan.

26 Januari

Menteri PU mendampingi Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meresmikan sepuluh infrastruktur bidang Pekerjaan Umum (PU) yang tersebar di 5 provinsi (Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, Bali, Jawa Tengah dan Jawa Barat), yang dipusatkan di Jalan Tol Kanci – Pejagan. Presiden juga melakukan teleconference kepada Gubernur Bali, Gubernur Sumatera Utara dan Gubernur Sulawesi Selatan. Presiden berharap selesainya pembangunan tol Kanci-Pejagan, proses pembangunan ruas jalan Trans Jawa, Bali, Trans Sumatera, Trans Kalimantan, Trans Sulawesi, Trans Papua, termasuk transportasi lintas laut di Indonesia bagian timur, tidak boleh macet.

Total nilai Proyek yang diresmikan Presiden Rp 3,87 triliun berasal dari APBN dan APBD serta investor swasta. Proyek yang diresmikan itu adalah pengendali banjir Kota Medan (Medan Flood Control) untuk mencegah terjadinya kerusakan akibat banjir di sepanjang sungai Deli dan sungai Percut, Bendungan Benel di Kabupaten Jembrana, Bali (107,4 M). Flyover Amplas di Medan (124 M) berfungsi memperlancar lalu lintas ke Bandara Kuala Namu. Jembatan layang Urip Sumoharjo (80 M) yang berada di Kota Makassa serta 5 buah Jembatan Cilaki di Banten.

Selain itu, Ruas tol Kanci – Pejagan (2,4 T) yang dibangun PT. Semesta Marga Raya. Sistem Penyediaan Air Minum Ibukota Kecamatan (SPAM IKK) di lima Kecamatan di Jawa Barat (23,3 M). 4 buah SPAM IKK berkapasitas 165 liter per detik (23,4M). Rusunawa Cingised, UNPAD, 6 Twin Block (49,33 M) dan 9 TB Rusunawa di Kota Pekalongan, Cilacap, Surakarta, Jepara dan Kabupaten Semarang ( 88,45 M). Menteri PU berkesempatan menyerahkan PAMSIMAS di di 15 provinsi bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di perdesaan dan pinggiran perkotaan.

27 Januari

Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto melakukan RDPU dengan Komisi V DPR-RI. Saat itu Menteri PU menjelaskan, dana stimulus fiskal tahun 2009 sebesar Rp6,6 triliun telah terserap 97,46 persen. Dana itu digunakan untuk pengembangan sistem jaringan infrastruktur agar fungsional. Proyek lain yang juga menggunakan dana stimulus meliputi’ penanganan bencana, perluasan jaringan distribusi dan pembangunan instalasi pengolahan air minum, percepatan penyelesaian infrastruktur yang sudah ada, membuat jalan inspeksi dan irigasi di sentra produksi tambak, rehabilitasi jaringan irigasi, perbaikan jalan dan jembatan dan pengembangan infrastruktur permukiman.

30 Januari

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto meresmikan pemancangan tiang pertama (ground breaking) fly over Porong (600 meter) KM 35 di Desa Ketapang, Kecamatan Tanggulangin di Sidoarjo, Jawa Timur. Saat itu Djoko Kirmanto berharap dengan berfungsinya arteri ini para investor akan tertarik menanamkan investasi di Jatim. Proyek ini dijadwalkan rampung 2010.

8 Pebruari

Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto melakukan rapat kerja dengan Komite II Dewan Perwakilan Daerah di Gedung DPD. Saat itu Menteri PU mengaku, kebutuhan dana untuk periode 2010 – 2014 di instansinya sebesar Rp 689 triliun. Namun Pemerintah sesuai usulan RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) hanya mampu mengalokasikan Rp 268,8 triliun. Peruntukkan dana tersebut yakni bidang Bina Marga Rp148,4 triliun (55,21%), Sumber Daya Air Rp 59,9 triliun (22,30%), Cipta Karya Rp50 triliun (18,6%) dan lainnya 3,89%. Sementara sisanya akan diupayakan dari kerjasama pemerintah. Terbatasnya dana membuat prosentase belanja infrastruktur PU dan permukiman selama lima tahun ke depan berkisar 1,8 – 2,2 % dari Produk Domestik Bruto (PDB) atau tidak berbeda jauh dengan alokasi pada lima tahun lalu yakni 1,7 – 1,9 %.

9 Pebruari

Menteri PU melakukan rapat kerja dengan Komisi V DPR RI. Saat itu Djoko Kirmanto menegaskan, guna meningkatkan opini Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap laporan keuangan Kementerian Pekerjaan Umum (PU), dirinya telah menerbitkan Instruksi Menteri (Inmen) PU No. 2 tahun 2009 tentang Peningkatan Kualitas Laporan Keuangan Departemen PU. Menurut Djoko, Kementerian PU bekerjasama dengan Departemen Keuangan dalam mencetak tenaga SDM bidang pelaporan keuangan. Sebanyak 1236 telah mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Program Percepatan Akuntabilitas Keuangan Pemerintah dari Departemen Keuangan.

Djoko mengakui, sebanyak 26 Satuan Kerja Tugas Pembantuan (Satker TP) untuk Operasional dan Pemelihataan (OP) Irigasidan 159 Satkernya tidak membuat laporan keuangan dan laporan Barang Milik Negara (BMN).

10 Pebruari

Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto menerima kunjungan Bupati Merauke Johanes Gluba Gebze di Kantornya. Kepada Bupati Menteri PU berjanji siap mendukung program Merauke sebagai lumbung pangan nasional atau food estate yang akan dicanangkan pada Jumat lusa. Dikatakan, dalam lima tahun kedepan Kementrian PU menargetkan jaringan irigasi seluas 37 ribu hektare untuk persawahan. Djoko berjanji pihaknya akan konsisten untuk meningkatkan kualitas jalan nasional. Saat ini ruas jalan Merauke – Sato (80 Km) sudah beraspal dan akan terus dlanjutkan pekerjaannya melalui program multiyears.

13 Pebruari

Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto didampingi Plt. Dirjen Sumber Daya Air Mochammad Amron, Direktur Sungai, Danau dan Waduk Widagdo dan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane Pitoyo Subandrio. meninjau Sungai Ciliwung (Jembatan Casablanca) untuk melihat kondisi pasca hujan deras yang mengguyur Jakarta. Dalam kesempatan ini Menteri PU berdialog dengan warga setempat. Menteri PU menyatakan belum dapat melakukan normalisasi sungai secara menyeluruh, akibat padatnya permukiman.

Untuk penanganan Sungai Ciliwung, Kementerian PU merencanakan melakukan sodetan di dua lokasi yakni di Bidara Cina dan Kalibata. Aliran sungai akan dipotong untuk mengurangi lekukan alur sungai yang sering melimpas di kedua lokasi tersebut.

15 Pebruari

Menteri Pekerjaan Umum melakukan Rapat Kerja dengan Komisi V DPR RI. Djoko Kirmanto menjelaskan, Pemerintah akan melakukan normalisasi Sungai Ciliwung terutama pada lokasi penyempitan akibat padatnya hunian. Lekukan Sungai di dua lokasi (Kalibata dan Bidara Cina) akan diluruskan. Djoko berharap warga bantaran sungai Ciliwung bersedia menempati rumah susun yang telah disiapkan pemerintah, tidak jauh dari lokasi tempat tinggalnya.

Djoko memaparkan 6 program utama Kementerian PU dalam upaya mengurangi banjir di Jabodetabek seperti pembangunan Banjir Kanal Timur (BKT), peningkatan Kapasitas dan Perkuatan Tebing Banjir Kanal Barat (BKB) yang berfungsi membagi/memotong aliran sungai Ciliwung, normalisasi sungai-sungai (diluar BKT dan BKB), Rehabilitasi situ-situ dan sumur resapan serta optimasi waduk, polder.dari total 182 situ yang terdapat di Jabodetabek.

21 Pebruari

Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, meninjau persiapan acara peresmian Tol Lingkar Luar Jakarta Seksi W1 sebelum diresmikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Selesainya tol W1 menjadi pelengkap Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta yang sudah lebih dulu rampung. Selain tol W1, proyek lain yang juga turut diresmikan adalah Jembatan Layang Cengkareng, Jalan Lingkar Karawang, Jembatan Cut Meutia, Bekasi, Jembatan Batanghari II di Jambi dan Jembatan Cibodas di Tangerang

22 Pebruari

Menteri PU mendampingi Wakil Presiden Republik Indonesia Boediono, meresmikan 6 proyek infrastruktur pekerjaan umum di Pintu Tol Kayu Besar, JORR W1, Jakarta. Keenam infrastruktur tersebut adalah Jalan Tol Kebun Jeruk – Penjaringan / JORR W1 (Jakarta), Jembatan Layang Cengkareng (Jakarta), Jembatan Layang Cutmeutia (Bekasi, Jawa Barat), Jalan Lingkar Karawang (Karawang, Jawa Barat), Jembatan Cibodas (Tangerang, Banten), dan Jembatan Batanghari II (Jambi).

Dalam sambutannya Wapres Boediono menilai, infrastruktur jalan sangat penting bagi efisiensi sistem logistik nasional dan mendukung daya saing. Usai peresmian, Wapres Boediono melakukan pembayaran perdana tanda dimulainya pengoperasian jalan tol lingkar luar jakarta seksi W1.

23 Pebruari

Menteri PU menghadiri Rapat Anggota II yang digelar Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Pekerjaan Umum. Pada kesempatan itu Djoko Kirmanto meminta para pengurus dan anggota DWP melakukan intropeksi diri dan melakukan evaluasi program kegiatan periode lalu. Djoko juga mengusulkan perlunya disusun program kegiatan yang dapat meningkatkan potensi dan kreativitas para anggota DWP. Ke depan, DWP PU harus well organize dan well manage. Langkah ini dijalankan untuk memperbaiki kekurangan.

3 Maret

Menteri PU hadiri acara peluncuran 7 buah buku yang diselenggarakan Masyarakat Penulis Bidang Pekerjaan Umum dan Permukiman (MPBPUP). Dalam ajang reuni para mantan pejabat itu Djoko Kirmanto memuji sekaligus memberikan apresiasi atas keberhasilan MPPUP meluncurkan buku-baku bidang ke PU an. Menurut Djoko, himpunan penulis seperi MPBPUP tidak ada di instansi lainnya.

Ke 7 buah buku yang dilauching tersebut masing-masing berjudul: Budaya Kerja PNS Pekerjaan Umum, Upaya mengatasi masalah banjir secara menyeluruh, pemeliharaan dan perbaikan konstruksi jalan lentur, pekerjaan tanah dasar dan drainase konstruksi jalan, Teknologi aspal dan penggunaanya dalam konstruksi perkerasan jalan, Maejemen Proyek Jalan, perencangan perkerasan jenis lentur dan jenis kaku.

11 Maret

Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, meresmikan proyek di kantor bupati Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Proyek-proyek yang diresmikan meliputi Bendung Sapon di Kabupaten Kulon Progo, Embung Tambakboyo dan Dam Pengendali Sedimen Kali Kuning di Kabupaten Sleman, serta Bendung Bawah Tanah Bribin. Turut diresmikan pula 4 buah jembatan (Jembatan Gawe di Kabupaten Bantul, Jembatan Jirak di Kabupaten Gunung Kidul, Jembatan Congot di Kabupaten Kulon Progo dan Jembatan Tambalan di Kabupaten Bantul). Usai peresmian Menteri PU meninjau lokasi bendung air bawah tanah Bribin dan melakukan pengaliran perdana kepada masyarakat.

Bendung Bribin untuk mengatasi kesulitan air baku bagi masyarakat Gunung Kidul yang selalu kekeringan bila musim kemarau tiba. Tersedianya bendung ini maka pasokan air baku selalu ada sepanjang tahun. Pembangunan proyek ini sejak 2004, melalui kerjasama dengan Jerman. Direncanakan Goa Bribin akan dikembangkan sebagai Laboratorium Karst dan sungai bawah tanah. Pembangunan menelan biaya sebesar Rp35 milyar yang bersumber dari APBN, APBD Provinsi DIY dan APBD Kabupaten Gunungkidul, serta bantuan dari pihak Jerman senilai 1,4 juta Euro, untuk Technical Assistance dan Consulting Services , Mesin Bor berdiameter 2,49 m, Turbine, dan pompa 4 unit.

12 Maret

Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto selaku Ketua Pelaksana Badan Harian Pengembangan Wilayah Suramadu, menerima anggota Dewan Pembangunan Madura (DPM) di kantornya. Kunjungan tersebut dimaksudkan untuk memberikan berbagai masukan (usulan) yang dituangkan ke dalam proposal (Jangka pendek/panjang) terkait dengan program pembangunan Pulau Madura ke depan untuk diteruskan ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Kepada DPM Menteri PU meminta dukungannya terkait permasalahan pembebasan lahan pada kawasan Waduk Nipah. Waduk yang dibangun 2 tahun lalu dinilai Djoko hingga kini belum difungsikan lantaran belum selesainya pintu penutup waduk.

18 Maret

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto didampingi Duta Besar Australia untuk Indonesia Bill Farmer membuka selubung tanda dimulainya pencanangan 20 paket pekerjaan sipil untuk infrastruktur jalan dan jembatan di Kawasan Timur Indonesia (KTI). Pencanangan ke 20 paket pekerjaan ini dipusatkan di ruas jalan Pontianak – Tayan tepatnya di desa Teluk Bakung, Ambawang, Kuburaya, Kalimantan Barat. Dalam sambutannya Djoko Kirmanto mengaku inisiatif proyek ini terwujud berkat dukungan The Australian Agency for International Development (Aus AID), yang telah menyediaan bantuan pembiayaan untuk program Eastern Indonesia Roads Invesment Project (EINRIP).

Jumlah bantuan yang diberikan pemerintah Australia sebesar AUS $300 juta atau sekitar Rp 2,5 triliun. EINRIP adalah bagian kemitraan pemerintah Australia dengan Indonesia. Kerjasama dilakukan untuk menjamin pekerjaan jalan dan jembatan yang telah direncanakan, didesain dan dikonstruksi dengan standar yang tinggi. Pelaksanaan program EINRIP dikelola oleh Ditjen Bina Marga. Program ini tersebar di 9 provinsi yaitu Bali, NTB, NTT Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara.

20 Maret

Menteri Pekerjaan Umum, menghadiri peringatan HAD ke- 18 yang dipusatkan di Keluarahan Rawajati, Pancoran, Jakarta Timur. Djoko menilai tema peringatan “COMMUNICATING Water Quality Chalanges and Opportunities” sangat terkait dengan permasalahan sumber daya air (SDA) yang cenderung memprihatinkan. Melalui peringatan HAD ini Menteri PU berharap kesadaran dan kepedulian semua komponen terhadap masalah buruknya kualitas air ke depan dapat ditangani secara terpadu. Menteri PU selaku Ketua Harian Dewan SDA Nasional, berharap Sungai Ciliwung yang digarap BBWS Ciliwung-Cisadane (Cilicis) bisa dijadikan contoh wilayah lain yang ingin menangani daerah aliran sungai.

22 Maret

Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto hadir dalam dialog Public Corner di Metro TV. Djoko mengakui, adanya permasalahan di bidang pengelolaan air saat ini. Untuk mengatasi masalah ini perlu dilakukan pengendalian dan pengelolaan terhadap sumber air guna mencegah menurunnya ketersediaan air dan kualitas air yang dinilai semakin buruk.

Menteri PU juga menghimbau sejumlah daerah melakukan gerakan pemungutan sampah di sekitar bantaran sungai serta mengolah limbah sampah tersebut menjadi kompos atau produk daur ulang, guna menekan percemaran air. Selain itu, agar tercipta pemerataan dalam pembagian air ke depan perlu diupayakan pembendungan terhadap sungai guna dialirkan ke wilayah yang dilanda kekeringan.

23 Maret

Menteri PU meninjau kondisi Waduk Jatiluhur, pasca pemberitaan di media massa terkait kemungkinan jebolnya bendungan. Djoko Kirmanto menegaskan, secara teknis kondisi bendungan ini masih kokoh seperti direncanakan. Diakui, pelimpasan air yang terjadi dinilai masih dalam ambang batas ketentuan yakni dibawah 7 meter dari bendungan dengan kisaran antara 400 – 500 m3 per detik. Jarak muka air dengan ketinggian bendungan masih 6 meter, sehingga relatif aman.

Menteri PU menghimbau agar publik tidak terpancing dengan isu yang ada. Usai dari Waduk Jatiluhur Djoko juga meninjau kondisi Waduk Cirata diteruskan inpeksi ke beberapa bangunan pintu air seperti bendung Walahar (Bangunan Belanda), Bendung Ubrug dan Bendung Curug.

25 Maret

Menteri PU Djoko Kirmanto bersama-sama Menkesra, Mensos, Menpera dan Wagub DKI meninjau lokasi permukiman kumuh disepanjang Stasiun Tanjung Priok-Senen-Kota menggunakan Kereta Api. Sebelumnya Menteri PU dan rombongan melakukan penanaman pohon di sekitar Stasiun Tanjung Priok. Menurut Menteri PU, pihaknya selalu siap membantu dalam program penataan kawasan sekitar rel sesuai master plan yang dibuat Kementerian Kesra. P

enataan permukiman kumuh sepanjang jalur rel kereta mulai dari Stasiun Priok-Senen-Kota ditargetkan rampung akhir 2012. Dan diperkirakan menelan dana Rp 1,2 triliun. Program ini melibatkan beberapa instansi pemerintah seperti Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Sosial, Kementerian Perumahan Rakyat, Kementerian Perhubungan dan Pemprov DKI Jakarta dengan

31 Maret

Menteri PU membuka Konsultasi Regional (Konreg) ke PU an Wilayah Barat di Semarang. Kegiatan ini dimaksudkan sebagai ajang berbagai masukan terkait penyusunan program Bidang Pekerjaan Umum untuk 2011. Dalam sambutannya, Djoko Kirmanto menegaskan meskipun banyak program strtegis namun pertimbangan realitas harus dikedepankan. Pesan ini harus digarisbawahi oleh para satker dan dinas-dinas PU, mengingat keterbatasan dana yang tersedia. Djoko Kirmanto juga meminta untuk diwaspadai adanya usulan proyek rekayasa atau dibuat akal-akalan (setengah jadi) yang menyebabkan penunjukkan langsung.

Sebaliknya, Djoko menghimbau agar proyek multy Years contract (MYC) dan eskalasi dapat terus berlanjut. Menteri PU juga menekankan 2 hal untuk sukesnya pelaksanaan program 2010. Pertama, meningkatkan kerjasama. Kedua, laporan progress fisik dan keuangan di tahun mendatang harus masuk kategori wajar tanpa syarat.

2 April

Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto menghadiri syukuran BKT Tembus ke Laut yang digelar Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane dan PT Waskita Karya di halaman Rusun Marunda. Dalam sambutannya, Dalam kesempatan itu Menteri PU memberikan apresiasi khususnya bagi warga yang telah merelakan tanahnya untuk digunakan BKT.

13 April

Menteri PU melakukan Rapat kerja dengan Komisi V DPR RI membahas APBN-P 2010. Menteri PU saat itu mengusulkan dana sebesar Rp 6 triliun yang akan diambil dari dana Rp 18,5 Triliun. Dana ini akan dialokasikan untuk kegiatan mendesak seperti mitigasi dampak perubahan iklim, sanitasi, drainase, persampahan, pengamanan pantai, penanganan DAS Bengawan Solo, proyek eskalasi kontrak tahun jamak serta kegiatan pengawasan.

16 April

Menteri PU Djoko Kirmanto menghadiri “Infrastructure Asia 2010” yang digelar di Jakarta International Expo Kemayoran. Pada saat itu Djoko menawarkan 27 proyek prioritas kepada pengusaha dari dalam dan luar yang hadir dalam forum tersebut. Djoko Kirmanto menyakinkan investor bahwa investasi di proyek infrastruktur yang dilakukan melalui pola kerjasama pemerintah dan swasta (public private partnership) memiliki resiko lebih rendah.

Proyek-proyek prioritas Kementerian PU yang ditawarkan terdiri dari 18 proyek jalan tol, 3 proyek persampahan dan 6 proyek air bersih. 18 ruas tol yang ditawarkan ; (1) Medan-Binjai, (2) Medan-Kualanmu, (3) Palembang-Indralaya, (4) Teginereng-Babatan, (5) Kemayoran-Kp. Melayu, (6) Sunter-Rawa Buaya-Batu Ceper, (7) Ulujami- Tanah Abang, (8) Pasar Minggu- Casablanca, (9) Sunter-Pulo Gebang-Tambelang, (10) Duri Pulo – Kp. Melayu, (11) Tanjung Priok Akses Road, (12) Sukabumi-Ciranjang, (13) Ciranjang-Padalarang, (14) Pasir koja-Soreang, (15) Cileunyi-Sumedang, (16) Terusan Pateur-Ujung berung-Cileunyi-Gedebage, (17) Pandaan-Malang, (18) Serangan-Tanjung Benoa.

23 April

Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto melantik tujuh pejabat eselon I di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum. Para pejabat yang dilantik untuk menempati jabatan barunya adalah Djoko Murjanto sebagai Dirjen Bina Marga, Mochammad Amron sebagai Dirjen Sumber Daya Air, Sumaryanto Widayatin sebagai Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan, Bambang Goeritno Soekamto sebagai Kepala Badan Pembinaan Konstruksi dan Sumber Daya Manusia, Ismanto sebagai Staff Ahli Menteri Bidang Keterpaduan Pembangunan, Eddy Adyawarman Djajadiredja sebagai Staf Ahli Menteri Bidang Sosial Budaya dan Peran Masyarakat, dan Setia Budhy Algamar sebagai Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi dan Investasi. Pelantikan dihadiri oleh para pejabat di lingkungan Kementerian PU dan beberapa anggota Komisi V DPR RI yang membawahi bidang infrastruktur PU.

6 Mei

Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto meninjau pembangunan Jalan Tol Akses Tanjung Priok Seksi E-1 dari Rorortan – Cilincing sepanjang 3,4 Km. Progres fisik saat ditinjau mencapai 91,62 persen dan ditargetkan selesai Juli 2010. Dalam kesempatan ini, Djoko Kirmanto meminta agar proyek yang mulai digarap Desember 2008 dengan nilai kontrak Rp 722,7 miliar dengan pelaksana PT.Hutama Karya bekerjasama dengan Sumitomo Mitsui Construction Co. Ltd dapat selesai tepat waktu. Pembangunan tol Pelabuhan Tanjung Priok dibagi menjadi 5 seksi yakni seksi East-1 yang saat ini tengah dikerjakan, seksi East-2 Cilincing – Jampea (4,2 Km), seksi West-1 Jampea – Kp. Bahari (2,8 Km), seksi West-2 Kp. Bahari – Harbour Toll Road (2,9 Km) dan seksi North South Jampea – Kebon Bawang (1,7 Km). Proyek ini diperkirakan bakal menyerap dana Rp 4,5 triliun yang bersumber dari APBN dan pinjaman luar negeri. Akses Tanjung Priok ini juga merupakan jalan tol pertama yang dibangun pemerintah untuk kemudian ditenderkan saat pembangunannya selesai.

18 Mei

Menteri PU melakukan rapat kerja dengan Komite IV DPR RI. Dalam kesempatan itu Komite meminta Kementerian PU untuk mengimplementasikan kebijakan yang telah diprogramkan untuk kemakmuran rakyat. Pembangunan infrastruktur dinilai sangat mendukung pertumbuhan ekonomi melalui pengentasan daerah terisolasi, akses desa di daerah terpencil, tertinggal dan daerah perbatasan serta daerah pemekaran.

Menteri PU Djoko Kirmanto mengatakan Kementeriannya berupaya meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas wilayah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Diantaranya melalui penyediaan jaringan jalan, peningkatan jaringan irigasi, pengembangan terpadu aliran sungai Bengawan Solo, pembangunan infrastruktur perdesaan, penanggulangan kemiskinan di perkotaan di 9.556 kelurahan/desa serta penyelesaian Perpres di 65 Kawasan Strategis Nasional (KSN) dan 3 Rencara Tata Ruang Pulau.

21 Mei

Menteri PU berkenan menutup Diklat Sistem Akuntasi Instansi (SAI) yang dihadiri pejabat Eselon II, Kepala Balai, dan Kepala Satker. Pada kesempatan itu Menteri PU Djoko Kirmanto mengingatkan kepada seluruh pejabat yang hadir untuk meningkatkan kualitas Laporan Keuangan (LK). Djoko juga mendesak untuk diambil langkah-langkah integrasi dan konsisten melaksanakan dalam penyusunan laporan keuangan tahun-tahun mendatang.

Sejak tahun 2005-2008 BPK-RI menilai Laporan Keuangan Kementerian PU mendapat opini disclaimer atau belum dapat diterima, akibat adanya penata usahaan neraca Barang Milik Negara (BMN) yang belum tertib dan pengelolaan belanja modal/barang yang belum sesuai dengan sistem akuntansi.

24 Mei

Menteri PU membuka Diseminasi Regional Percepatan Penyelesaian RTRW Kabupaten/Kota yang digelar Ditjen TARU. Djoko Kirmanto mengingatkan kepada pemda segera menyelesaikan RTRW pada tahun 2010. Masalah ini harus mendapatkan perhatian serius dari pelaku pelaksana yang mengurusi penataan ruang di daerah. Menurut ketentuan, semua peraturan daerah tentang rencana tata ruang wilayah (RTRW) harus disusun atau disesuaikan paling lambat 2 tahun untuk Provinsi dan 3 tahun untuk kabupaten/kota. Kenyataan dilapangan menunjukkan dari 33 provinsi, 398 Kabupaten dan 93 Kota baru 4 Provinsi, 8 Kabupaten dan 1 Kota yang baru merampungkan Perda RTRW-nya. Padahal, 78 ayat 4, UU No.26/2007 mengamanatkan aturan itu berlaku sejak UU ini diberlakukan. Dari 11 Propinsi, 116 Kabupaten dan 22 Kota di wilayah Kalimantan, Sulawesi dan NTB, baru 2 Propinsi yang Perda RTRW-nya selesai yakni Sulsel dan NTB.

Sedangkan untuk Kabupaten/Kotanya hingga kini belum ada yang rampung. Keluarnya Inpres No.1/2010 merupakan upaya pemerintah guna mencapai suatu target percepatan RTRW provinsi dan kabupaten/kota agar selesai tahun ini. Oleh karena ini Menteri PU berharap kegiatan ini (Diseminasi Regional) dijadikan momentum terhadap tekad dan semangat dalam rangka penyelesaian susunan RTRW Propinsi, Kabupaten/Kota, khususnya untuk wilayah Kalimantan, Sulawesi dan NTB.

25 Mei

Menteri PU membuka Diskusi panel pemanfaatan potensi dan peningkatan kinerja jabatan fungisonal bidang PU. Selaku pembina Kementerian PU Djoko berjanji terus berupaya untuk menempatkan posisi, peran dan mencari gagasan dan terobosan dalam melakukan pembinaan. Sampai saat ini Kementerian PU telah memiliki tenaga fungsional tingkat ahli dengan jumlah yang cukup dan perlu dilakukan pembinaan dan pengembangannya, agar kompetensi serta potensi yang dimiliki para pejabat fungsional dapat dimanfaatkan untuk peningkatan kinerja organisasi.

Terdapat 5 jenis jabatan fungsional dilingkungan Kementerian PU terdiri dari teknik pengairan, teknik jalan dan jembatan, teknik tata bangunan dan perumahan, teknik penyehatan lingkunan serta penataan ruang. Menteri PU berharap jabatan ini dibina profesionalismenya dan diberdayakan sesuai dengan tuntutan tugas sesuai jabatan masing-masing. Menteri PU percaya bahwa jabatan fungsional yang sedang dalam pengembangan ini benar-benar merupakan rekruitmen yang didasarkan atas kebutuhan organisasi akan tenaga-tenaga potensial.

4 Juni 2010

Usai melakukan ibadah Sholat Jumat Menteri Pekerjaan Umum menyatakan kepada pers, Kementeriannya terus berupaya untuk melanjutkan program pembangunan jalan tol yang selama ini tersendat. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melakukan evaluasi terhadap ruas-ruas jalan tol yang layak untuk dilanjutkan pembangunannya. Kalau kelayakan proyeknya masih baik investor akan dipanggil untuk mendapat kepastian apakah bisa melanjutkan pembangunannya atau tidak. Investor jalan tol diberi kesempatan untuk bekerja sama dengan investor lain yang lebih besar modalnya, jika kesulitan dalam hal equity/modal. Proses itu dilakukan untuk menguji integritas mereka dalam melaksanakan kelanjutan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT).

Lebih lanjut DJoko Kirmanto mengatakan dengan pemanggilan investor diharapkan dapat diketahui kendala dalam pelaksanaan PPJT yang mandeg. Jika investor dinilai tidak layak, bisa diterminasi. Namun jika investor tidak mampu, sedangkan kelayakan proyeknya masih bagus, kami sarankan untuk cari partner. Jika tidak bisa, mereka bisa kami terminasi. Jika pembebasan tanahnya sudah di atas 50%, mereka akan dibantu. Kunci dalam masalah pembebasan tanah menurut Menteri PU terletak pada cara melakukan komunikasi yang baik dengan warga pemilik tanah.

9 Juni 2010

Menteri PU saat rapat kerja dengan komisi VDPR RI menegaskan, hingga 2014 mendatang Kementerian Pekerjaan Umum akan mendorong peningkatan kualitas lingkungan melalui green construction (konstruksi hijau). Melalui upaya ini diharapkan pembangunan infrastruktur bidang konstruksi dapat lebih berwawasan terhadap lingkungan. Begitu pula terhadap adaptasi perubahan iklim dan basis penataan ruang. Menurut Djoko, kebijakan pola green construction mengikuti konsepsi kelestarian lingkungan dan adaptasi terhadap perubahan iklim (climate Change) atau pengurangan emisi gas rumah kaca.

10 Juni 2010

Menteri PU tampil bersama Staf Khusus Presiden Urusan Climate Change, Agus Purnaomo dalam Program Dialog di TVRI. Saat itu Menteri PU menyatakan, dampak dari perubahan iklim sudah dirasakan masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah harus membuat kebijakan dan program sesuai dengan mitigasi dan adaptasi perubahan iklim. Namun program ini harus di dukung oleh masyarakat.

Peran Kementerian dalam mitigasi dan adaptasi perubahan iklim yakni pembentukan Tim MAPI Kementerian PU, penyusunan Rencana Aksi Nasional Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca dalam bidang persampahan dan pengelolaan limbah serta mendukung pengelolaan lahan gambut. Agar tidak memperparah terjadinya perubahan iklim masyarakat perlu melakuakan 3 R (reduce, reuse an recycle) dan mengurangi produksi sampah rumah tangga.

11 Juni

Menteri PU Djoko Kirmanto melakukan inspeksi ke lokasi proyek tol Kertosono-Mojokerto di Kabupaten Jombang. Ruas Tol Kertosono – Mojokerto (40,5 km) diharapkan rampung akhir tahun 2011. Kepada Menteri PU pihak PT. Marga Hanurata Intrinsit (Investor) berjanji akan menyelesaikan ruas ini sesuai permintaan. Bupati Jombang, Suyanto mengusulkan agar nama Jombang dimasukkan ke dalam ruas tol Kertosono-Mojokerto (KM). Alasannya, 90% ruas tol KM berada di Jombang. Atas usulan Menteri berjanji akan masukkan nama Jombang di ruas ini.

18 Juni

Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto menyaksikan penandatangan pemberian bantuan hibah yang diterima 29 Walikota dan Bupati bidang Program Air Minum dan Air Limbah. Menteri PU mengakui, akses pelayanan dibidang air minum dan sanitasi masih jauh dari target MDGs. Untuk mengejar ketertinggalan itu pemerintah akan mendukung program penyehatan kepada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) melalui pemberian subsidi bank bagi PDAM yang bermasalah.

Pola bantuan program dinilai Menteri PU yang pertama diterapkan di Indonesia. Besarnya bantuan akan ditingkatkan pada tahun berikutnya. Bantuan hibah Australia diperuntukkan bagi program air minum dan air limbah di 29 kota di Indonesia. Hibah senilai AUD 25 juta (tahap pertama) akan digunakan untuk membangun 42.300 unit Sambungan Rumah (SR) air minum dan untuk kota-kota yang telah memiliki sistem pengelolaan air limbah terpusat.

22 Juni

Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto membuka Senior Officer's Meeting - Asia Pasific Ministerial Conference on Housing Urban Development (SOM - APMCHUD) ke-3, di Solo, Jawa Tengah. Konferensi APMCHUD ke-3 dihadiri oleh delegasi dari 28 negara se-Asia Pasifik. Dalam sambutannya Menteri Pekerjaan Umum mengatakan pemerintah terus berkomitmen meningkatkan kualitas perumahan dan permukiman di perkotaan yang lebih baik. Komitmen tersebut salah satunya dengan membentuk Sekretariat Nasional Habitat Indonesia tahun 2008. Kota Solo dipilih pemerintah sebagai kota pelaksana

23 Juni

Menteri PU Djoko Kirmanto dalam Diskusi bertema: Mengembangkan Jejaring Bisnis untuk Menguatkan Daya Saing Ekonomi Bangsa” yang digelar Ikatan Almunnus ITS menilai, ketersediaan Infrastuktur yang memadai terbukti mampu peningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional yang cukup signifikan. Pembangunan infrastruktur juga mampu menciptakan lapangan kerja yang memiliki multiplier effect terhadap industri. Djoko berharap proyek-proyek yang sifratnya recovery ditangani swasta. Dikatakan, Indonesia merupakan salah satu negara yang belum memiliki UU Pembabasan Lahan Untuk Umum. Dampaknya, pembangunan 24 ruas tol menjadi tertunda.

25 Juni

-Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto usai sholat Jumat mengatakan kepada pers, pemerintah akan mempercepat pengerjaan jalan tol yang telah ditender antara Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) dengan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT). Penyelesaian evaluasi terhadap 20 ruas tol lain akan dilakukan one by one berdasarkan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) yang telah ditanda-tangani. Permen PU berlaku untuk ruas tol yang belum deal dengan BPJT dan akan dilakukan tender ulang untuk menghindari terjadinya penyelewengan oleh BUJT. BPJT masih memberikan kesempatan kepada investor tol untuk bekerja sama dengan pihak lain sebagai bentuk partnership mereka.

30 Juni

Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto didampingi Gubernur Provinsi Jawa Tengah Bibit Waluyo dan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Juwana Hartanto melakukan ground breaking pengeboran pertama pembangunan terowongan pengelak, proyek pembangunan Waduk Jatibarang di Semarang Jawa Tengah. Proses pembangunan Waduk Jatibarang diharapkan selesai awal tahun 2014. Fungsi terowongan pengelak (441 meter) untuk mengelakkan aliran sungai di sekitar/yang melintasi lokasi bendungan selama masa pembangunan bendungan. Terowongan tersebut didesain untuk dapat mengatasi banjir selama 25 tahun dengan besaran 280m3/detik dan akhir Juni 2011 rampung.

1 Juli

Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto menandatangani revisi Peta Zonasi gempa yang terbaru. Peta Zonasi tersebut hasil revisi SNI 03-1726-2002 tentang Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa Untuk Bangunan dan Gedung, tahun 2002. Seiring dengan gerakan patahan bumi, zonasi ini bergeser dan berubah. Dalam kesempatan itu Menteri PU mengatakan, “peta gempa merupakan hasil dari inisiatif Pusat Litbang Permukiman Badan Litbang PU bekerjasama dengan instansi terkait. Pada tahun 2009 dibentuk Tim 11 yang terdiri dari instansi terkait kegempaan untuk menyusun peta zonasi yang baru. Tim ini terdiri dari tim yang berasal dari Pusat Litbang Permukiman, Pusat Litbang Jalan dan Jembatan, ITB, Pusat Geologi, LIPI, dan BMK.

5 Juli

Menteri PU mengikuti Diskusi Panel bertajuk “Kriminalisasi Kontrak Kerja Konstruksi” yang digelar Badan Pengurus Pusat Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) dalam rangka Rapimnas Gapensi 2010. Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto menilai, sektor jasa konstruksi terbukti telah memberikan kontribusi 8 – 10 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB 8) atau menempati peringkat 6 dari 9 sektor utama penyumbang PDB. Sektor konstruksi juga memberikan kontribusi 5,4 persen angkatan kerja.

Menteri PU mengaku lebih memilih Tema dengan kalimat Kepastian Hukum ketimbang kata Kriminalisasi. Menurut Djoko Kirman, pelanggaran hukum sering terjadi yang ditandai adalanya kegagalan bangunan dan diketahui setelah bangunan tidak berfungsi. Sengketa jasa konstruksi, terjadi karena kurangnya pemahaman pengguna jasa dan penyedia jasa atas aspek hukum kontrak kerja yang telah dibuat.

9 Juli

Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto mengumumkan penyesuaian tarif dua ruas tol Prof. Dr. Ir. Sedyatmo dan ruas tol Jakarta – Cikampek. Penyesuaian tarif tersebut diberlakukan mulai Senin, 12 Juli 2010 pukul 00.00 WIB. Kenaikan tarif tol diberlakukan setiap 2 tahun sekali sebagai amanat undang-undang No. 38 tahun 2004 tentang jalan dan Peraturan Pemerintah No. 15 Tahun 2005 tentang Jalan tol. Kenaikkan tarif sebagai bentuk kepastian hukum berinvestasi di Indonesia sehingga para investor tak takut berinvestasi.

Berdasarkan Kepmen PU No. 397/KPTS/M/2010, tarif jalan Tol Sedyatmo (akses Jakarta-Bandara) dan Tol Jakarta-Cikampek mengalami kenaikan rata-rata 10%. Tol Sedyatmo mengalami kenaikan sekitar 7-12%, sedangkan Tol Cikampek mengalami kenaikan sekitar 9-11% persen.

Menurut Menteri PU, PT Jasa Marga sebagai pengelola berhak memperoleh penyesuaian tarif tol pada 30 Juni 2010 untuk ruas Tol Sedyatmo. Sedangkan untuk ruas jalan tol Jakarta-Cikampek tarif penyesuaiannya ditetapkan terakhir pada 28 Mei 2008 berdasarkan Keputusan Menteri PU nomor 322/KPTS/M/2008.

19 Juli

Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto bersama Direktur UNESCO Jakarta Hubert Gijzen melakukan pembahasan penataan kawasan cagar budaya nasional. Pembahasan ini merupakan tindak lanjut pertemuan antara Direktur Jenderal Penataan Ruang dengan Direktur UNESCO Paris, Juni yang lalu. Kawasan-kawasan dimaksud antara lain karaton Surakarta, Kawasan Strategis Nasional (KSN) Cagar Budaya Candi Borobudur, Cultural Landscape of Bali Province (CLBP) serta kota-kota yang memiliki pusaka historis lainnya.

Menteri PU menegaskan, pilot project dapat diarahkan untuk percepatan Peraturan Presiden tentang Penataan Ruang KSN Cagar Budaya Candi Borobudur. “Selanjutnya, kawasan lain seperti Karaton Surakarta dan CLBP diinstruksikan kepada Direktorat Jenderal (Ditjen) Penataan Ruang untuk segera dapat menjadikan kawasan tersebut sebagai nominasi World Heritage,“ tegasnya.

23 Juli

Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto melantik 51 pejabat eselon IIa dan Kepala BPJT di lingkungan Kementerian PU. Pejabat Struktural Eselon IIa merupakan tindak lanjut dari Perpres No. 47/2009 tentang Pembentukan Organisasi Kementerian Negara dan Perpres No. 24/2010 tentang Kedudukan, Tugas dan Fungsi Kementerian Negara serta Tugas dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara. Dalam sambutannya, Menteri PU menjelaskan untuk mendukung dinamika organisasi sebagai wujud membentuk profesionalisme SDM Aparatur perlu dilakukan rotasi maupun promosi melalui penyegaran/refreshing. Seperti falsafah China berbunyi: “ if you want one year of prosperity, grow grain, if you want ten years of prosperity, grow trees, if you want one hundred years of prosperity, grow people ”.

24 Juli

Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto meninjau jalur lingkar Nagrek (Nagrek-Cikaledong) di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Djoko berharap jalur ini harus fungsional pada H-10 , guna mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2010. Menurut Menteri PU, meski belum tuntas 100 %, jalur ini sudah siap untuk dilalui kendaraan kecil. Progres fisik proyek ini sudah mencapai 80 %. Sisanya akan dilanjutkan usai Lebaran (H+10). Dan menjelang Lebaran pekerjaan dikebut agar secara fungsional dapat membantu para pemudik sebagai jalur alternatif.

Sebelumnya, Djoko Kirmanto juga mengecek kesiapan jalur Lebaran di pantura Cirebon dan jalan tol Kanci-Pejagan serta progres pembangunan Waduk Jatigede. Djoko meminta dipasang CCTV sehingga pihaknya dapat memonitor secara real time perkembangan proyek Waduk Jatigede.

29 Juli

Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto menerima Delegasi Vietnam yang ingin melakukan diskusi mengenai Internal Audit, di Jakarta. Dalam kunjungan tersebut, Menteri PU menjelaskan hasil laporan keuangan audit dari BPK dimana tahun 2008 Kementerian PU mendapatkan opini diclaimer. Tapi setelah melakukan perbaikan akhirnya 2010 instansinya memperoleh opini wajar dengan pengecualian. Sementara itu, Director of Audit Policy and Quality Control Vietnam Mr. Dinh Trong Hanh mengakui kunjungannya kali ini untuk berdiskusi dan belajar mengenai internal audit dengan Itjen PU dikarenakan Indonesia lebih dulu memiliki internal audit yang baik.

31 Juli

Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto secara mendadak melakukan inspeksi ke ruas tol Jakarta – Merak, dan ruas – ruas jalan nasional disepanjang wilayah Anyer, Carita, Pandeglang, dan berakhir di Pelabuhan Merak guna menyaksikan pekerjaan pembangunan Fly Over yang pendanaanya dibantu Pemerintah Korea. Saat itu Menteri PU meminta kepada seluruh Kepala Satker, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) menghentikan pekerjaannya pada H -10 atau H+ 10 setelah Lebaran tahun ini agar tidak mengganggu kenyamanan arus mudik.

Menteri PU menegaskan, penanganan jalan akan terus berlangsung mengingat keterbatasan usia jalan dan kerusakan jalan yang perlu diperbaiki. Pemeliharaan juga dibutuhkan guna menjaga jalan tetap dapat berfungsi optimal.

1 Agustus

Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto bersama Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo didampingi Anggota Komisi V DPR RI Sadarestuwati membuka Launching peringatan Hari Tata Ruang 2010 di Jakarta bertema: Smart Green City Planning atau Perencanaan Cerdas Mewujudkan Kota Hijau. Menurut Menteri PU Launching adalah langkah awal sosiasliasai dan institusionalisasi perencanaan tata ruang. Puncak peringatan Hari Tata Ruang akan diselen

Sumber : Pusat Komunikasi Publik  

Share