Friday,10 October 2014

Pentingnya Pemeliharaan Jalan
Tujuan pemeliharaan jalan adalah untuk mempertahankan kondisi jalan mantap sesuai dengan tingkat pelayanan dan kemampuannya pada saat jalan tersebut selesai dibangun dan dioperasikan sampai dengan tercapainya umur rencana yang telah ditentukan. Dasar peraturan yang digunakan dalam Pemeliharaan jalan antaralain, PP 34 tahun 2006 Tentang Jalan, Permen PU Nomor 13/PRT/M/2011, Tentang Tata Cara Pemeliharaan dan Penilikan Jalan.Selengkapnya

Friday,19 September 2014

Dirjen Bina Marga Lantik Pejabat Eselon IV
Bina Marga (Jakarta) – Direktur Jenderal Bina Marga, Djoko Murjanto melantik 15 pejabat eselon IV di lingkungan Ditjen Bina Marga (19/09). Pelantikan tersebut juga dihadiri jajaran Direktur,Kepala BPJT, Kepala Balai Besar, Kepala Balai, serta Jajaran Kasubdit.Selengkapnya

Friday,18 July 2014

Pelayanan Infrastruktur Jalan Jelang H-10
Jakarta ( 18/7 ) Pemerintah dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Bina Marga menargetkan H-10 pelayanan infrstruktur jalan jelang lebaran disemua jalur mudik, khususnya di Pulau Jawa, Sumatera dan Bali serta sebagian di Pulau Kalimantan dan Sulawesi telah siap di lalui oleh para pemudik.Selengkapnya

Tuesday,15 July 2014

DWP Bina Marga Berbagi Di Bulan Yang Fitri
Jakarta – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Ditjen Bina Marga yang dipimpin oleh Ibu Shinta Djoko Murjanto mengadakan pemberian bingkisan dalam rangka merajut tali kasih dengan pegawai DJBM yang berasal dari cleaning service dan pramubakti. Acara yang berhasil mengumpulkan 71 pegawai di lingkungan Ditjen Bina Marga serta Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi antara Ibu-ibu DWP dengan pegawai yang berasal dari unit kerja yang selama ini mungkin saja hanya bisa bertatap muka.Selengkapnya

Tuesday,15 July 2014

Jalan Lintas Timur Sumatera Urat Nadi Perekonomian
(Jakarta) Perlahan tapi pasti Jalur Lintas Timur Sumatera kini mulai mengambil peran penting dalam khasanah infrastruktur jalan di pulau Sumatera jika dibanding dengan Jalur Lintas Barat dan Jalur Lintas Tengah. Jalur Lintas Timur kini menjadi koridor strategis bagi pulau Sumatera karena adanya sejumlah keunggulan potensi yang dimiliki oleh Jalur Lintas Timur Sumatera yaitu menjadi penghubung utama yang mampu menggerakkan perekonomian pada kota kota utama dipulau Sumatera.Selengkapnya

Friday,11 July 2014

Jalur Pantai Utara Jawa Tengah Siap Dilalui Pemudi
Melalui kegiatan Pemantauan Jalur Lebaran Kementerian Pekerjaan Umum pada Senin (7/7) diketahui bahwa ruas Semarang – Tegal – Losari secara umum dapat dilalui dengan baik. Hal ini diungkapkan oleh Inspektur Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum Taufik Widjoyono di sela-sela memimpin pemantauan Jalur Lebaran di Jawa Tengah. “Tujuan kita meninjau jalur lebaran khususnya Jawa Tengah, pertama ingin memastikan bahwa jalurnya bisa digunakan secara normal disaat lebaran nanti dan kita bisa lihat secara umum bisa dilewati dengan baik”, ungkap Taufik. “Meskipun teman-teman satker tentunya harus memastikan kerusakan-kerusakan kecil bisa ditangani dengan segera”, lanjutnya.Selengkapnya

Monday,7 July 2014

Jalinsum Medan-Pekanbaru Siap Hadapi Arus Mudik 20
Medan (Bina Marga) – Tim dari Direktorat Jenderal Bina Marga melakukan pemantauan langsung ke jalan lintas timur (jalintim) Sumatera Utara dan Riau, 6-7 Juli 2014. Tim tersebut terdiri dari Staf Ahli Menteri PU, Waskito Pandu, Direktur Bina Teknik, Subagyo, Kebalai BBPJN I, Zamharir Basyuni, Kasubdit Wilayah IB, Osman Hariantono, serta pejabat, satker, dan PPK terkait.Selengkapnya

Friday,27 June 2014

H-30 Jalur Mudik Sudah Fungsional
Jakarta (Bina Marga) – Dirjen Bina Marga, Djoko Murjanto mengatakan koridor utama sudah siap digunakan untuk lalu lintas barang maupun arus mudik. adapun jalur yang biasa dilewati arus mudik adalah Lintas Timur Sumatera, Pantura, Pansela, Selatan Jawa, Madura, Bali, Kalsel, dan Sulsel.Selengkapnya

Friday,27 June 2014

Pantura Urat Nadi Ekonomi Nasional
Infrastruktur yang baik merupakan syarat utama untuk percepatan pertumbuhan ekonomi, menggairahkan sektor riil, mendukung pengembangan manufaktur dan program hilirisasi, serta berperan besar dalam menciptakan lapangan kerja dan mengurangi angka kemiskinan. Sebaliknya infrastruktur yang buruk akan menghambat ekspansi bisnis, memicu ekonomi biaya tinggi, dan menurunkan daya saing perekonomian Pemerintah harus fokus pada pembenahan infrastruktur. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan penyelesaian perbaikan jalur Pantura rampung pada Juni mendatang.Selengkapnya

Monday,23 June 2014

Dirjen BM Kembali Ingatkan Kesiapan Arus Mudik
Balikpapan (Bina Marga) – Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Jenderal Bina Marga, Djoko Murjanto dalam Rapat Koordinasi Ditjen Bina Marga, Selasa (23/06), di Balikpapan. Ia akan segera mengajukan nama anggota tim pemantau Jalur Lebaran kepada Menteri Pekerjaan Umum yang terdiri dari untur Staf Ahli Menteri PU, Pejabat eselon II,III,IV,dan tenaga pendukung lainnya.Selengkapnya

Wednesday,18 June 2014

Jalur Pantura Menerima Beban Paling Tinggi
Jakarta - Bina Marga Dengan tidak mengabaikan jalur lintas lainnya seperti Trans Sulawesi, Trans Kalimantan, serta Jalan Lintas Sumatera, prioritas preservasi jalan ditujukan pada Pantai Utara Jawa (Pantura) karena jalur ini menerima beban palin tinggi di antara lintas lainnya. Pernyataan tersebut dilontarkan oleh Direktur Bina Teknik, Subagyo, pada acara Talkshow 8-11 yang tayang di Stasiun Metro TV pada Selasa (17/6/14). Hal itu pun diamini oleh Adriananda, Direktur Bina Pelaksanaan Wilayah II, yang turut serta berdiskusi pada acara talkshow tersebut.Selengkapnya

Friday,13 June 2014

BM Klarifikasi Isu Pantura Sebagai Proyek Abadi
Bogor (Bina Marga) – Menjelang perhelatan arus mudik, Jalur Pantai Utara Jawa kembali menjadi sorotan. Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum Djoko Murjanto menyadari proyek jalur pantai utara (pantura) sering disebut-sebut sebagai proyek abadi. Menurutnya, tiap tahun menjelang Lebaran, topik perbaikan pantura pasti ramai dibicarakan.Selengkapnya

Monday,9 June 2014

Persiapan Jalur Mudik Lebaran 2014 (2/2)
Bina Marga (Jakarta) – Memasuki Pulau Jawa, jalur Mudik lebaran favorit yang selalu menjadi sorotan nasional adalah jalur Pantai Utara (Pantura) Jawa sepanjang 1.341 km yang membentang dari Merak, Banten hingga Banyuwangi, Jawa Timur.Selengkapnya

Monday,9 June 2014

Persiapan Jalur Mudik Lebaran 2014 (1/2)
Bina Marga (Jakarta) – Memasuki medio tahun 2014 diikuti dengan tradisi mudik sebagian masyarakat Indonesia guna merayakan Lebaran di kampung halaman. Ditjen Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum kerap jadi sorotan media dan masyarakat soal kesiapan jalan yang akan dilalui pemudik.Selengkapnya

Friday,30 May 2014

BORR Kedung Halang – Kedung Badak Dioperasikan
Bogor (Bina Marga) - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto hari ini (30/5) meresmikan pengoperasian jalan tol Bogor Ring Road (BORR) Seksi IIA (Ruas Kedung Halang – Kedung Badak). Menteri PU mengatakan, sejalan dengan Master Plan Metropolitan Priority Area (MPA) Wilayah Jabodetabek, salah satu bagiannya adalah pembangunan jalan tol yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas jaringan jalan di wilayah Jabodetabek sebagai bagian dari Koridor Ekonomi Jawa dan mendorong pengembangan kawasan pendukung di wilayah Jabodetabek. Selengkapnya

Tuesday,20 May 2014

Optimalisasi Rp. 500 M Untuk Banjir Pantura
Bina Marga (Cirebon) - Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan optimalisasi anggaran guna penanganan banjir di jalur pantai utara jawa yang terjadi pada februari silam. Selengkapnya

Tuesday,20 May 2014

Dirjen Bina Marga Tinjau Jalur Pantai Selatan Jawa
Bina Marga (Nagreg) – Seusai mengajak awak media meninjau Jalur Pantura Cikampek-Tegal, Dirjen Bina Marga, Djoko Murjanto didampingi Direktur Bina Pelaksana Jalan Nasional Wilayah II, Adriananda, Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional IV, Bambang Hartadi, melanjutkan peninjauan kesiapan jalur mudik ke Pantai Selatan Jawa. Selengkapnya

Monday,19 May 2014

Awal Juli Pantura DItargetkan Siap Dilalui Pemudik
Bina Marga – (Cirebon) Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PU, Djoko Murjanto, memastikan pada awal Juli semua jalur pantura sudah rapi dan siap dilalui kendaraan untuk mudik lebaran. Hal tersebut ia ungkapkan setelah melakukan kunjungan lapangan bersama awak media, Senin (19/05).Selengkapnya

Tuesday,29 April 2014

2 Proyek Bina Marga di Sumut Siap Diresmikan
Bina Marga (Jakarta) – Dua proyek jalan nasional di Sumatera Utara dilaporkan sudah mencapai penyelesaian akhir dan siap untuk dibuka. Dua proyek tersebut adalah Pembangunan Jalan Akses Non Tol Kuala Namu Tahap III (seksi 1) dan Pembangunan Fly Over Jamin Ginting. Kedua proyek ini berada di bawah Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Metropolitan Medan.Selengkapnya

Monday,28 April 2014

PU dan Lembaga Sandi Negara Teken MoU TIK
Bina Marga (Jakarta) - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg),menandatangani kesepakatan bersama tentang Penyelenggaraan Persandian dan Pengamanan Teknologi Informasi dan Komunikasi (28/4). Selengkapnya

Tuesday,22 April 2014

Wadahi Forum Bisnis REAAA, 3 MoU Tol Diteken
Bina Marga (Bali) – Dalam Forum Bisnis pertama pada rangkaian kegiatan REAAA EVENT yang diadakan ,Nusa Dua,Bali, 21-24 April 2013 telah berhasil melahirkan beberapa nota kesepahaman bidang jalan. Penandatangan MoU (22/4) ini merupakan bagian dari rangkaian acara pra-konferensi REAAA (Road Engineering Association of Asia and Australia) disaksikan oleh Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Hermanto Dardak dan Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PU,Djoko Murjanto.Selengkapnya

Wednesday,26 March 2014

Penambahan Jalan nasional 10 tahun Terkahir ini
Jakarta (24/3) perkembangan pembangunan jalan baru nasioal di kawasan perbatasan tersebut masih banyak yang terhambat masalah regulasi, terutama pada penggunaan lahan yang merupakan kawasan hutan.Selengkapnya

Wednesday,19 March 2014

Upaya Solusi Percepatan Pembangunan Jalan Tol
Pertumbuhan jalan tol ke depannya perlu diperhatikan dan diperlukan terobosan untuk pembangunan jalan tol-jalan tol yang baru. Dengan sinergi yang tepat terkait regulasi, pelaksana atau operator, dan finansial, tentu akan mampu melaksanakan grand desain jaringan jalan yang ada.Selengkapnya

Saturday,8 March 2014

Pelantikan Eselon IV di Ditjen Bina Marga
Dirjen Bina Marga Djoko Murjanto melantik 61 orang tingkat Eselon IV, terdiri dari, 34 orang Eselon IV untuk Pusat dan 27 orang Eselon IV untuk Balai Besar/Balai Pelaksanaan Jalan Nasional I - XI. Pelantikan dan Pengukuhan berdasarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum No. 48/KPTS/M/2014 tanggal 12 Februari 2014 telah ditetapkan Pejabat Pimpinan Eselon IV di lingkungan Direktorat Jenderal Bina Marga dan Sekretariat Badan Pengatur Jalan Tol yang dihadiri oleh Seluruh Eselon II dan III dilingkungan Ditjen Bina Marga.Selengkapnya

Saturday,8 March 2014

Pelantikan pejabat inti di Dit Binlak Wilayah III
Direktur Jenderal (Ditjen) Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Djoko Murjanto melantik Kepala Satuan Kerja (Satker) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di wilayah kerja Direktorat Bina Pelaksanaan Wilayah III Tahun Anggaran 2014 yang diselenggarakan di Makassar, Sulawesi Selatan. Pelantikan ini mengambil sumpah 52 PPK dari 21 Satker yang ada di Papua, Papua Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku dan Maluku Utara.Selengkapnya

Saturday,8 March 2014

Penandatanganan kontrak di lingkup BBPJN IV
Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VI menandatangani 63 paket kontrak konstruksi dan 24 paket konsultansi pada tanggal 6 Maret 2014 di Makassar. Penandatanganan kontrak disaksikan langsung oleh Direktur Jenderal Bina Marga Bapak Djoko Murjanto. Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VI Deded Permadi mengungkapkan bahwa pada Tahun Anggaran 2014 terdapat 276 paket yang dilelangkan di Lingkungan BBPJN VI. Masih ada 15 paket yang belum dilelangkan yang rencananya akan dilelang pada Maret 2014 ini.Selengkapnya

Wednesday,5 March 2014

Seluruh Jalintim Aceh dan Sumut sudah 6 meter
Seluruh ruas jalan di Lintas Timur di wilayah kerja Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional I (BBPJN I) dengan total panjang jalan 1.097,58 telah memiliki lebar 6 meter. Pencapaian kemantapan jaringan jalan di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam sebesar 93,99 persen dalam kondisi mantap. Sementara,kemantapan jaringan jalan di Provinsi Sumatera Utara mencapai 81,51 persen kondisi mantap. Selengkapnya

Tuesday,4 March 2014

Penajaman Konsultasi Regional 2014
Jakarta (4/3) - Konsultasi Regional Kementerian Pekerjaan Umum 2014 merupakan salah satu tahapan penyiapan program guna mensinergikan sumber daya pembangunan di bidang ke-PU-an antara Kementerian PU dan Pemerintah Daerah. Selengkapnya

Tuesday,4 March 2014

Penajaman Konreg 2014 di Dit Binlak Wilayah I
Melalui Konreg PU ini diharapkan dapat dihasilkan rancangan program tahunan yang lebih matang, sinergi, baik untuk tahap persiapan, konstruksi, operasi, pemeliharaan, maupun pemanfaatan pasca-konstruksi.Selengkapnya

Wednesday,26 February 2014

Dirjen BM sampaikan capaian Renstra 2010-2014
Bina Marga juga membukukan prestasi dalam mencapai tujuh target output renstra, yaitu pada program Preservasi Jalan 170.646,41 Km. Preservasi Jembatan sepanjang 1.282.379,44 Km, jauh melampaui target 602.944,38 KM. Peningkatan kapasitas sepanjang 19.706,37 KM. Pembangunan jalan baru 1.284,31 KM, jauh melampaui target 36,64 KM. Pembangunan Jembatan Baru sepanjang 43.538,00 M, jauh melampaui target 16.157,83 M. Pembangunan Fly Over/Underpass/Terowongan sepanjang 23.149,97 M, melampaui target 10.800,00 M. Pembangunan/Pelebaran Jalan/Jembatan di Kawasan Strategis; Perbatasan; Terluar & Terdepan sepanjang 2.692,19 KM, melampaui target 1.377,94 KM.Selengkapnya

Friday,21 February 2014

Target Penanganan Jalan di Kalimantan Barat
Jakarta (21/2) - Bina Marga memiliki target penanganan jalan di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) untuk tahun anggaran 2014 sepanjang 204,76 km.Selengkapnya

Thursday,13 February 2014

Tanggap darurat jalan nasional tanggung jawab PU
Penanganan tanggap darurat jalan nasional pasca banjir dan longsor tetap menjadi tanggun jawab Kementerian PU (PU), sementara TNI membantu dari aspek tenaga kerja di lapangan. Masa penanganan tanggap darurat dengan bantuan tenaga TNI sendiri hanya berlangsung selama 18 hari. Selengkapnya

Thursday,13 February 2014

Perbaikan jalan Pantura dikerjakan awal Maret
Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto, mengatakan bahwa perkiraan perbaikan permanen jalan Pantura yang rusak akibat banjir dan bencana alam akan dilakukan awal Maret. Menteri PU mengungkapkan bawah anggaran yang digunakan adalah anggaran Kementerian PU yaitu berasal dari anggaran operasi dan pemeliharaan rutin (OP), selain itu juga diambil dari anggaran bencana alam. Rehabilitasi atau rekonstruksi jalan nasional tersebut menggunakan anggaran mendesak maupun mengoptimalkan dana yang tersedia di Satker yang bersangkutan.Selengkapnya

Thursday,13 February 2014

DJBM bentuk Satgas Tanggap Darurat Jalan Nasional
Bina Marga membentuk Satuan Tugas Dukungan Penanganan Kerusakan Jalan dalam melaksanakan tanggap darurat dan rehabilitasi atau rekonstruksi jalan Nasional khususnya di jalan Pantura. Direktur Jenderal Bina Marga telah mengeluarkan SK Dirjen Bina Marga No.02/KPTS/Db/2014 pada tanggal 27 Januari 2014 dengan tugas mengkoordinasikan penanganan kerusakan jalur Pantura yang dilaksanakan oleh Tim Pelaksana Perbaikan Jalan. Selengkapnya

Thursday,30 January 2014

Penanganan kerusakan jalan di Pantura Jabar
Bina Marga langsung berupaya menangani kerusakan jalan nasional pasca banjir melalui upaya tanggap darurat, menyiagakan alat berat (crane, dump truck loader) di sekitar lokasi banjir, dan melaksanakan pengalihan arus lalu lintas keluar dari jalur Pantura. Selengkapnya

Wednesday,29 January 2014

Penanganan infrastruktur jalan pasca bencana di Sulawesi Utara
Penanganan kerusakan infrastruktur jalan dan jembatan pasca bencana banjir dan tanah longsor di Sulawesi Utara yang meliputi Kota Manado, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Minahasa Selatan, dan Kota Tomohon diperkirakan membutuhkan dana total Rp75 miliar. Jumlah tersebut terdiri atas anggaran penanganan mendesak sebesar Rp45 miliar dan anggaran tanggap darurat (pasca bencana) sebesar Rp30 miliar.Selengkapnya

Wednesday,29 January 2014

Perbaikan infrastruktur jalan pasca-banjir
Perbaikan jalan sementara di jalur Pantai Utara Pulau Jawa (Pantura) dan wilayah lainnya dapat dilakukan tanpa menunggu musim hujan selesai.Selengkapnya

Monday,27 January 2014

Bantuan Pendidikan dari DW Ditjen Bina Marga
Jakarta (21/06) Pemberian bantuan pendidikan merupakan program kegiatan dari Dharma Wanita (DW) yang dilaksanakan 1 tahun sekali, yang biasanya dilaksanakan pada bulan agustus, namun karena tahun ini bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri maka program ini dilaksanakan lebih cepat sesuai dengan suret edaran dari DW Persatuan Kementerian Pekerjaan Umum.Selengkapnya

Tuesday,21 January 2014

Jalur Pantura Batas Subang-Pamanukan ambles
Rusaknya gorong-gorong yang berada pada jalur Pantura Jawa Barat ruas Batas Subang/Karawang-Pamanukan, Desa Mandalawangi Kabupaten Subang (Km Jkt 128+400) menyebabkan badan jalan menjadi ambles. Badan jalan dan bahu jalan yang amblas adalah di lajur lambat arah Jakarta atau sisi selatan. Gorong-gorong di bawah badan jalan yang rusak mempunyai dimensi lebar 5.5 meter, panjang lebih kurang 7 meter dengan konstruksi rigid pavement. Sedangkan jalur cepat dengan konstruksi flexible pavement saat ini dalam kondisi retak-retak yang mengindikasikan akan terjadi ambles Bahu jalan arah Cirebon atau sisi utara dengan lebar 2 meter dan panjang 7 meter dengan konstruksi badan jalan rigid pavement mulai mengalami penurunan atau menggantung.Selengkapnya

Tuesday,21 January 2014

Bina Marga akan evaluasi kerusakan jalur Pantura
Evaluasi akan dilakukan mulai dari permukaan jalan, struktur jalan dan jembatan baik struktur atas maupun bawahnya. Bina Marga telah menyiagakan beberapa alat berat dan perbaikan terhadap kerusakan jalan akan segera dilaksanakan setelah air surut.Selengkapnya

Tuesday,21 January 2014

Solusi Sistemik antisipasi banjir di jalur Pantura
Solusi sistemik sudah menjadi perhatian Kementerian Pekerjaan Umum dengan membangun jalur tol Trans Jawa yang sejajar dengan jalur Pantura, dan membangun jalur pantai Selatan Jawa. Solusi itu tidak meninggalkan pembangunan jalur Pantura, sebab wilayah tersebut memiliki kondisi kontur yang landai dan berada di wilayah pantai dengan banyak kota pelabuhan.Selengkapnya

Tuesday,31 December 2013

Realisasi Keuangan Bina Marga 92,19 persen
Realisasi keuangan Direktorat Jenderal Bina Marga tahun 2013 mencapai 92,19 persen dengan realisasi progres fisik pembangunan jalan nasional dan jembatan masing-masing sepanjang 2.968,14 Km dan 36.377,43 meter. Capaian Bina Marga dalam pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan tersebut melampaui target RPJMN 2010-2013.Selengkapnya

Tuesday,31 December 2013

Peningkatan infrastruktur jalan dapat mendorong
Jakarta (24/12) - Peningkatan infrastruktur jalan akan mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Demikian disampaikan Direktur Jenderal Bina Marga, Djoko Murjanto, dalam dialog Economic View stasiun MNC Bisnis, Selasa sore.Selengkapnya

Friday,27 December 2013

JORR W2 Utara dapat mengurai kepadatan lalu lintas
Diharapkan JORR W2 Utara dapat mengurangi kepadatan lalu lintas di jalan yang sudah ada dan merupakan alternatif bagi jenis kendaraan Golongan I.Selengkapnya

Tuesday,24 December 2013

Infrastruktur jalan dapat mendorong ekonomi bangsa
Jalan Nasional merupakan faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Hal yang membanggakan kita bahwa peringkat Indeks Persaingan Global untuk kualitas infrastruktur jalan, Indonesia naik ke peringkat 78, dari sebelumnya peringkat 83 di tahun 2011Selengkapnya

Monday,16 December 2013

Besaran alokasi dana TP-Infrastruktur Jalan Rp.921M
Besaran alokasi anggaran Tugas Pembantuan (TP) Kegiatan Preservasi dan Peningkatan Jalan Nasional tahun 2014 turun dibandingkan tahun sebelumnya menjadi Rp.921,013 miliar. Besaran alokasi anggaran TP 2014 lebih kecil dibandingkan tahun 2013 sebesar Rp.1,081 triliun dan tahun 2012 yaitu sebesar Rp.1,187 triliun. Namun di sisi lain besaran Dana Alokasi Khusus untuk Jalan Provinsi naik menjadi Rp.662 miliar dan untuk Jalan Kabupaten/Kota Rp.5,443 triliunSelengkapnya

Thursday,5 December 2013

Pencapaian Bina Marga tahun 2013
Ditjen Bina Marga di tahun 2013 ini telah meresmikan beberapa kegiatan, antara lain pembangunan 6 Jembatan di Nias, Jalan Lintas Pantai Selatan Pacitan-Sidomulyo-Hadiwarno, Underpass Cibubur, Tol Bali Mandara, dan Jembatan Kelok 9. Selengkapnya

Thursday,28 November 2013

Bina Marga Sinergi Membangun Solusi Lalu LIntas
Bina Marga dan Sinergi Membangun Solusi Lalu LIntas dan Transportasi Jakarta 28/11, Bangsa Indonesia terkenal sebagai bangsa yang memiliki budaya tolong menolong. Termasuk didalamnya Bina Marga yang kerap melakukan sinergi dan kerjasama dengan berbagai instansi terkait dalam upaya penanganan lalu lintas dan transportasi. Hal ini dibahas dalam talkshow pada Metro TV kamis, 28/11 dalam acara 8-11 yang dihadiri oleh Direktur Bina Teknik Ditjen Bina Marga Ir, Subagyo, CES. Di Indonesia keselamatan jalan telah diatur dalam Peraturan Perundang-Undangan seperti Undang-Undang No.38 tahun 2004 tentang jalan, PP no 34 tahun 2006 tentang Jalan, UU no 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan raya, serta RUNK jalan, dimana Ditjen Bina Marga sebagai instansi yang memiliki tugas dalam mengelola jalan nasional di Indonesia telah melaksanakan berbagai upaya dalam peningkatan keselamatan jalan bekerjasama dengan instansi terkait. ”Sinergi antara Bina Marga dengan Kepolisian sudah sering dilakukan, seperti melakukan audit keselamatan jalan secara bersama-sama”, ungkap Subagyo. Banyak lokasi jalan di Indonesia menjadi tempat sejumlah tabrakan. Jalan itu dapat berupa jalan raya atau jalan lokal, dan lokasinya dapat berupa persimpangan ataupun tikungan atau potongan blok tengah. Terkadang Polisi memiliki memiliki data kecelakaan yang pernah terjadi di blackspot ini. ”Data blackspot ini juga digunakan Bina Marga untuk melakukan penanganan guna mengurangi bahaya kecelakaan”. ”Untuk mewujudkan jalan yang berkeselamatan Bina Marga telah melakukan mulai sejak tahap perencanaan, tahap desain, tahap pelaksanaan sampai dengan tahap operasi dan pemeliharaan”, pungkas Subagyo. Hamdi Selengkapnya

Monday,25 November 2013

Dirjen BM serahkan ECA 2013 Bidang Konstruksi
Dirjen Bina Marga mendapatkan kehormatan memberikan piala kepada General Manager PT Wika, Bambang Pramutjo.Selengkapnya

Monday,25 November 2013

Bina Marga terapkan Kontrak Berbasis Kinerja
Ditjen Bina Marga menerapkan Kontrak Berbasis Kinerja (KBK) atau Performance Base Contract (PBC) yang merupakan sebuah inovasi dalam proses bisnis (bussiness process) dalam hal sistem kontrak pekerjaan infrastruktur jalan.Selengkapnya

Friday,22 November 2013

Serah Terima Jabatan Di Lingkungan DJBM
Pada hari Jum'at 22 November 2013 dilakukan serah terima jabatan di lingkungan Direktorat Jenderal Bina Marga, yang dipimpin oleh Direktur Jenderal Bina Marga, Djoko Murjanto.Selengkapnya

Tuesday,19 November 2013

Rapat koordinasi persiapan Pelaksanaan Lelang 2014
Rapat koordinasi dilakukan untuk membuat persiapan lelang yang lebih baik sehingga tidak ada lagi gagal lelang, karena dokumen yang salah. Untuk menghadapi Pelaksanaan Lelang 2014 yang lebih baik Direktur Jenderal Bina Marga telah memberikan arahan dan mengeluarkan Surat Keputusan untuk melaksanakan rapat koordinasi diseluruh Balai. Selengkapnya

Saturday,16 November 2013

Jalinbar tahun depan mulai dibangun
Bina Marga akan meningkatkan struktur jalan di Jalinbar Sumatera secara total panjangnya kurang lebih 2.500 km. Program peningkatan jalan dilakukan mulai dari Provinsi Lampung, Bengkulu, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Kondisi Jalinbar Sumatera akan ditingkatkan struktur dan kapasitasnya, yang semula memiliki lebar 4,5 m nantinya menjadi 7 meter. Selengkapnya

Wednesday,13 November 2013

JLS Jabar akan tingkatkan perekonomian masyarakat
JLS Jawa Barat nantinya terbentang mulai dari batas Provinsi Banten (Cibareno) hingga batas Provinsi Jawa Tengah (Kalipucang), ditambah dengan akses jalan menuju Bandung dari Cidaun. Dengan pembangunan JLS Jawa Barat nantinya Pulau Jawa akan terbangun tiga lintas, yaitu Pantura, Lintas Tengah, dan Lintas Selatan. Selengkapnya

Monday,11 November 2013

Akses wilayah perbatasan seimbangkan infrastruktur
Pemerintah memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan di wilayah perbatasan yang memiliki banyak permukiman. Untuk kawasan perbatasan di Kalimantan diperlukan akses jalan sepanjang kurang lebih 2.000 km dengan dana yang dialokasikan oleh pemerintah sebesar Rp.7,7 triliun.Selengkapnya

Monday,11 November 2013

Bina Marga perkuat akses di wilayah perbatasan
Pemerintah telah merencanakan membangun akses jalan di wilayah perbatasan Kalimantan sepanjang lebih dari 2.000 km dan mengalokasikan dana sebesar Rp.7,7 triliun. Untuk tahun 2013 ini saja, pemerintah telah mengalokasikan dana sebesar Rp1,5 sampai 2 triliun, dengan panjang jalan yang dibangun sekitar 150 km.Selengkapnya

Monday,11 November 2013

Jalintim Sumatera mantap 100 persen tahun depan
Jalan lintas timur (Jalintim) Pulau Sumatera ditargetkan 100 persen mantap kualitas dan kapasitasnya pada tahun 2014, demikian kata Kepala BBPJN III Sumatera Selatan, Bastian Sihombing.Selengkapnya

Wednesday,30 October 2013

Jembatan Kelok 9, Karya Kebanggaan Anak Bangsa
Jembatan Layang Kelok Sembilan yang merupakan karya kebanggaan anak bangsa siap diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada akhir Oktober nanti yang bersamaan dengan peringatan acara Hari Pangan Sedunia.Selengkapnya

Friday,4 October 2013

2015 Target Tol Tanjung Priok Selesai
Jalan Akses Tanjung Priuk direncanakan sebagai bagian dari jaringan tol JABODETABEK yang terkoneksi dengan JORR (Jakarta Outer Ring Road), Tol Pelabuhan (Harbour Toll Road) serta Tol Dalam Kota (Jakarta Intra Urban Tollway). TgPA juga akan terkoneksi di seksi E-1 dengan Jalan Tol Cibitung – Cilincing yang merupakan bagian dari JORR II.Selengkapnya

Wednesday,2 October 2013

Lintas Selatan Jawa Barat akan sejajarkan Pantura
Pembangunan jalan lintas selatan Jawa Barat-Banten dilakukan untuk mempercepat pembangunan di kawasan tersebut dan akan mensejajarkan dengan perkembangan di Pantai Utara Jawa (Pantura).Selengkapnya

Sunday,22 September 2013

7 Jembatan Lintas Barat Sulawesi diresmikan
Untuk mewujudkan Rencana Strategis Kemeterian PU 2010-2014 di Provinsi Sulawesi Selatan, Ditjen Bina Marga secara bertahap melaksanakan penanganan baik berupa peningkatan kapasitas/struktur jalan Lintas Barat Sulawesi yang menghubungkan Provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Gorontalo, dan Sulawesi Utara agar dalam kondisi mantap dengan lebar jalan secara umum mencapai 6,0 meter. 7 (tujuh) Jembatan Lintas Barat Sulawesi yang diresmikan pengoperasiannya, diantaranya Jembatan Sungai Pute, Sungai Kalibone, Sungai Takkalasi, Sungai Wiringtasi, Sungai Lampoko, Sungai Kupa, dan Sungai Bojo yang dilakukan melalui kontrak tahun jamak (MYC) yang dimulai pada TA 2008 s.d. TA 2013. Ketujuh jembatan yang terbangun tersebut berupa pembangunan duplikasi jembatan untuk menambah kapasitas jalan dari 1 lajur menjadi 2 lajur untuk masing-masing arah yang berlawanan dan memerlukan biaya sebesar Rp. 82,3 Miliar dengan total panjang 458,20 meterSelengkapnya

Saturday,7 September 2013

GCI Infrastruktur mendorong GCR Indonesia
Peningkatan daya saing Indonesia didorong oleh peringkat di bidang infrastruktur yang didalamnya termasuk kualitas jalan yang meningkat dari peringkat 105 di tahun 2008 naik menjadi 78 di tahun 2013.Selengkapnya

Friday,6 September 2013

Halal bi Halal Ditjen Bina Marga dan BPJT
Acara halal bi halal merupakan media pertemuan dari segenap warga Kementerian Pekerjaan Umum khususnya Bina Marga dan Badan Pengelola Jalan Tol. Selengkapnya

Thursday,5 September 2013

Dana Alokasi Khusus Infrastruktur Jalan Rp6,106 M
Pagu Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk infrastruktur jalan total sebesar Rp6,106 miliar dengan pembagian DAK Reguler sebesar Rp4,415 miliar dan DAK Tambahan sebesar Rp1,691 miliar. Selengkapnya

Tuesday,3 September 2013

RDP Ditjen Bina Marga-DPD RI
Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Marga, Yusid Toyib, melakukan pemaparan dihadapan Komite II DPD-RI terkait hasil pelaksanaan program kerja 2013 dan rencana program kerja 2014.Selengkapnya

Sunday,25 August 2013

Jalan Lintas Selatan Pacitan membuka akses
Pembangunan Jalan Lintas Pantai Selatan Pacitan beserta dengan 9 jembatan penghubungnya dapat membuka akses menuju daerah-daerah di Kabupaten Pacitan akan menjadi lebih mudah sehingga keterisoliran daerah-daerah tertinggal dapat diminimalisir.Selengkapnya

Saturday,17 August 2013

Peringatan Kemerdekaan 17 Agustus ke 68 di PU
Bina Marga (17/8) – Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 68 di Kementerian Pekerjaan Umum dilakukan dengan melaksanakan upacara bendera yang dipimpin oleh Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto. Upacara ini diikuti oleh semua pejabat dan pegawai dilingkungan Kementerian Pekerjaan Umum. Pada hari kemerdekaan tahun 2013 ini mengusung tema “Mari kita jaga stabilitas politik dan pertumbuhan ekonomi kita guna meningkatkan kesejahteraaan rakyat”. Dalam pidatonya Menteri PU mengatakan, “Tahun ini mudik masyarakat Indonesia untuk bersilaturahim berjalan lancar dan tidak ada kendala yang berarti. Sorotan berbagai media sebelumnya terhadap kekhawatiran akan kesiapan infrastruktur terutama jalan, sampai pada waktunya telah dapat diatasi dengan baik. Selain itu arus balik juga relatif lancar”. Lebih lanjut Djoko menambahkan, “Nilai-nilai perjuangan dan makna pengorbanan para pahlawan kemerdekaan kiranya patut dicontoh dalam pelaksanaan tugas-tugas dalam sehari-hari sebagai pelayan masyarakat”. Dalam pidatonya Menteri PU menyebutkan bahwa secara keseluruhan rata-rata capaian sasaran infrastruktur telah mencapai hampir 80% dari RPJM yang sudah dilakukan sejak 2010. Sedangkan penyerapan APBN 2013 Kementerian PU baru mencapai 38.79%. Pada RPJM tahun 2010 Bina Margas fokus terhadap peningkatan konektivitas dan kelancarana arus orang dan barang serta keselamatan dengan membangun jalan dan jembatan baru, meningkatkan struktur/pelebaran jalan serta merehabilitasi/memelihara jalan secara berkala. Tahun ini kondisi jalan mantap yang ditargetkan oleh Bina Marga adalah 92,5%. Panjang jalan yang terbangun sampai dengan Juni 2013 adalah 561,54 km, pembangunan jembatan baru 24.830 meter, jalan bebas hambatan 27,05 km dan jalan tol dengan BUJT 116,72 km serta fly over/under pass yang sudah dibangun 15.740 meter. Pada tahun 2013 ini akan dilakukan preservasi jalan 33.416 km dan jembatan 326.200 meter, pelebaran 4.136 km dan jumlah jembatan yang dibangun 10.490 meter dan pembangunan flyover/underpass sepanjang 4.887 meter. Selain APBN regular 2013 Kementerian PU juga harus dapat menyelesaikan pembangunan infrastruktur sesuai Direktif Presiden yang anggaran berasal dari BA-999 Kementerian Keuangan sebesar Rp. 2.461,7 milyar digunakan untuk pelebaran/peningkatan jalan 60.4 km serta percepatan pembangunan infrastruktur jalan di Papua dan Papua Barat sebesar Rp 375 milyar, yaitu untuk peningkatan infrastruktur 14.9 km dan pembangunan 33.3 km sedangkan untuk Papua Barat peningkatan struktur 6.8 km dan pembangunan jalan 18.9 km. Disela-sela peringatan hari Kemerdekaan tersebut juga diserahkan penghargaan dan tanda jasa kepada beberapa pegawai kementerian Pekerjaan Umum diantaranya adalah Direktur Jenderal Bina Marga Djoko Murjanto yang menerima Satya Lencana Karya Setia 30 tahun atas jasa-jasa dan pengabdiannya kepada Negara. Pada bagian akhir Menteri PU mengajak seluruh pegawai untuk menjadikan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan sebagai inspirasi untuk menjadikan kementerian PU sebagai Kementerian yang andal dalam membangun Bangsa dan Negara serta mampu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat Indonesia. hmd Selengkapnya

Friday,16 August 2013

Underpass Simpang Dewa Ruci Diresmikan
Bina Marga (16/8) – Untuk mengatasi kemacetan di Simpang Dewa Ruci pada peak hour maka dibangunlah simpang tak sebidang berupa underpass pada jalan Bypass I Gusti Ngurah Rai – Selatan menuju Jalan Sunset Road, seperti yang disampaikan oleh Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto pada saat peresmian Underpass Dewa Ruci, di Bali, Kamis "Pembangunan underpass Dewaruci selain untuk mengatasi kemacetan di simpang Dewaruci juga memperlancar arus lalu lintas dari arah Bandara Ngurah Rai atau Nusa Dua menuju Sunset Road dan sebaliknya,". Simpang Dewaruci merupakan titik pertemuan lalu lintas yang sangat padat dari berbagai arah, dan juga merupakan akses utama dari atau menuju kawasan wisata Nusa Dua dan Bandara Internasional Ngurah Rai dan sekitarnya. Direktur Jenderal Bina Marga Djoko Murjanto mengatakan, “Persimpangan Dewaruci dilalui lebih dari 20.000 kendaraan perharinya sehingga sangat mengganggu kenyamanan pengguna jalan”. Lebih lanjut Djoko mengatakan, “Proses panjang penataan Simpang Dewaruci sudah mulai dilakukan saat studi kelayakan tahun 2007, mengalami beberapa perubahan mulai dari ide pembuatan fly over dan memperbesar bundaran.” Simpang Dewa Ruci yang dibangun dengan memperhatikan kearifan lokal selain untuk mengatasi kemacetan juga guna mendukung dan mensukseskan pelaksanaan Event Internasional di Bali yaitu APEC 2013, Bali Summer Summit 2013 dan AFTA 2015. Underpass Dewaruci dibangun dengan menghabiskan total dana Rp148,3 miliar, serta waktu pelaksanaan selama 18 bulan. Underpass ini memiliki kapasitas 4 lajur 2 arah dengan panjang 450 meter, lebar 17,5 meter. Top slab beton dengan tinggi clearence 5,2 meter, panjang 38 meter. Pada underpass ini juga disiapkan jalan samping (frontage) 2 lajur 2 arah, dan putaran balik (U-turn) pada sisi Selatan (jalan Bypass Ngurah Rai), pada sisi Utara (jalan Sunset Road), dan sisi Timur (jalan Bypass Ngurah Rai arah Saner). Jarak U-turn Selatan--Utara sekitar 1.000 meter. "Koridor Bali-Nusa Tenggara merupakan bagian dari MP3EI yang berfungsi sebagai pintu gerbang pariwisata dan pendukung ketahanan pangan nasional. Kementerian PU selain membangun Underpass Dewa Ruci juga membangun jalan tol Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa yang dalam waktu dekat akan diresmikan penggunaannya," pungkas Djoko Kirmanto. Selengkapnya

Tuesday,16 July 2013

Akses Bandara Kualanamu Fungsional di Gunakan
Bandara Internasional Kualanamu dikatakan Bandara terintegrasi karena Bandara Kualanamu memiliki prasarana transportasi multi moda berupa Jalan Non Tol, Jalan Tol dan Rel Kereta Api. Khusus untuk pembangunan infrastruktur jalan Ditjen Binamarga membangun Jalan Akses menuju Bandara Kualanamu, yang terdiri dari tiga Jalan Akses Non Tol dan satu Jalan Tol. Sementara untuk Jalan Tol Medan menuju Bandara Kualanamu yang dibangun sepanjang 17,8 km. Jalan tol itu nantinya akan dilanjutkan hingga Tebing Tinggi yang panjang seluruhnya mencapai 72 kmSelengkapnya

Thursday,11 July 2013

H-10 Jalur Pantura Siap Dilalui Pemudik
Kementerian Pekerjaan Umum tengah menyiapkan konstruksi lebih permanen untuk jalan nasional di jalur Pantai Utara (Pantura) Jawa yang memiliki panjang sekitar 1.100 kilometer sesuai dengan amanat pembangunan berkelanjutan.Selengkapnya

Monday,24 June 2013

Progress 10% Pembangunan Jembatan Tayan
Tayan/210613—Pembangunan Jembatan Tayan yang terletak di Kabupaten Tayan, Kalimantan Barat sudah berjalan 10% dan direncanakan akan selesai pada akhir 2014 nanti. Direktorat Jenderal Bina Marga sebagai pengawas pekerjaan dan kontraktor pemenang tender, Wijaya Karya, optimis bahwa Jembatan Tayan nantinya akan menjadi ikon di Barat Kalimantan yang akan menghubungan lintas Selatan Kalimantan akan menjadi jembatan terpanjang di Pulau Kalimantan. Panjang bentangan jembatan mencapai 1.420 meter.Selengkapnya

Friday,21 June 2013

Bantuan Pendidikan dari DW Ditjen Bina Marga dan B
Jakarta (21/06) Pemberian bantuan pendidikan merupakan program kegiatan dari Dharma Wanita (DW) yang dilaksanakan 1 tahun sekali, yang biasanya dilaksanakan pada bulan agustus, namun karena tahun ini bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri maka program ini dilaksanakan lebih cepat sesuai dengan suret edaran dari DW Persatuan Kementerian Pekerjaan Umum. Selengkapnya

Thursday,20 June 2013

Penyebab Kerusakan Jalan
Jalan nasional merupakan jalan arteri dan jalan kolektor dalam sistem jaringan jalan primer yang menghubungkan antaribukota provinsi, dan jalan strategis nasional, serta jalan tol, sedangkan Jalan provinsi merupakan jalan kolektor dalam sistem jaringan jalan primer yang menghubungkan ibukota provinsi dengan ibukota kabupaten/kota, atau antaribukota kabupaten/kota, dan jalan strategis provinsi, dan Jalan kabupaten merupakan jalan lokal dalam sistem jaringan jalan primer yang tidak termasuk jalan nasional atau provinsi, yang menghubungkan ibukota kabupaten dengan ibukota kecamatan, antaribukota kecamatan, ibukota kabupaten dengan pusat kegiatan lokal, antarpusat kegiatan lokal, serta jalan umum dalam sistem jaringan jalan sekunder dalam wilayah kabupaten, dan jalan strategis kabupaten. Selengkapnya

Sunday,19 May 2013

Proyek Fly Over Pasar Kembang Dilanjutkan Kembali
Surabaya - “Kementerian BUMN telah mengirim surat yang berisi ijin pelaksanaan kembali Pekerjaan Fly Over Pasar Kembang setelah sempat terhenti selama 10 bulan,” jelas Kepala Satker Pelaksanaan Jalan Metropolitan I, Tutuk Suryo Jatmiko, pada kunjungan pers di lokasi fly over (16/05). Fly over Pasar Kembang yang merupakan pekerjaan tahun jamak (multi years contract) selama 3 tahun dengan dana Rp. 122,9 Milyar seharusnya sudah selesai dan bisa open traffic pada Akhir Desember 2012. Hal tersebut tidak dapat terlaksana karena ternyata terhambat oleh beberapa permasalahan terutama terkait utilitas lahan PT.KAI. Beberapa masalah lain seperti pemasangan jaringan kabel PLN serta pipa PDAM dan PGN pun turut memberi andil pada keterlambatan ini. Selengkapnya

Friday,1 March 2013

Komitmen DJBM pada Keterpaduan Pembangunan Infrast
Direktur Jenderal Bina Marga, Djoko Murjanto, memaparkan program pembangunan infrastruktur penyelenggaraan jalan pada Konsultasi Regional 2013 dengan tema Penyelenggaraan Infrastruktur ke-PU-an yang efektif dan efisien guna memantapkan perekonomian nasional untuk peningkatan kesejahteraan rakyat yang berkeadilan, Selasa-Rabu, 26-27 Februari di Jakarta. “Infrastuktur yang memadai merupakan prasyarat untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan pengentas kemiskinan,” jelas Djoko dalam paparannya.Selengkapnya

Tuesday,26 February 2013

Kemacetan di Banyuasin Akan Segera Diatasi
Jakarta ( 25/02 ) Direktur Bina Pelaksanaan Wilayah 1, Subagyo yang di dampingi dengan Sofian Lubis, Kasubdit wilayah 1D, menerima kunjungan kerja dan konsultasi Komisi III DPRD Banyuasin ke kantor Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum.Selengkapnya

Tuesday,26 February 2013

Konsultasi Regional Kementerian PU Tahun 2013
Jakarta (26/02) Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto membuka Konsultasi Regional Wilayah Barat Kementerian Pekerjaan Umum 2013 hari ini.Selengkapnya

Friday,22 February 2013

Konferensi Jalan Indonesia dengan Korea
Jakarta ( 18/02) Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto yang didampingi oleh Direktur Jenderal Bina Marga, Djoko Murjanto, Kepala Pusat Komunikasi Publik, Danis H. Sumadilaga dan Pejabat Eselon II lainnya, menerima kunjungan delegasi Korea Selatan yang dipimpin oleh Direktur Jenderal Biro Kebijakan Jalan, Kementerian Pertanahan, Transportasi dan Kelautan Korea Selatan Lee, Seung-Ho.Selengkapnya

Monday,28 January 2013

DJBM Gelar Konferensi Pers Terkait Bencana Alam
Jakarta/230113—Direktur Jenderal Bina Marga Djoko Murjanto menggelar konferensi pers terkait dampak bencana alam dengan performa infrastruktur jalan terutama di ruas Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi-Puncak-Cianjur. Konferensi Pers dihadiri oleh Kepala Puskompu dan beberapa rekan media baik cetak maupun elektronik.Selengkapnya

Tuesday,22 January 2013

Bantuan Dharma Wanita Ditjen Bina Marga
Jakarta/210113—Banjir yang terjadi di sebagian besar wilayah di Jakarta Utara disebabkan meluapnya Waduk Pluit, Kali Angke, serta intensitas hujan yang masih sering terjadi di sekitar daerah tersebut. Kejadian tersebut menyebabkan banyaknya kecamatan yang terendam banjir dengan ketinggian bervariasi mulai dari 50 centimeter hingga 2 meter. Melihat keadaan saudara kita yang terkena musibah tersebut, Perkumpulan Dharma Wanita Persatuan Ditjen Bina Marga (DWPDJBM) pun berinisiatif untuk membantu para korban pada Senin, 21 Januari 2013, dengan lokasi di Gedong Panjang, kelurahan Penjaringan, Pluit, jakarta Utara.Selengkapnya

Thursday,3 January 2013

Penyerapan Akhir Tahun Kementerian PU 92,12 Persen
Jakarta (28/12) Seperti diketahui bersama PAGU awal Kementerian Pekerjaan Umum (PU) pada 2012 adalah Rp. 62.563 M, namun pada APBN-P mendapat tambahan Rp. 12.858 M menjadi Rp. 75.421 M (aloksi tersebut termasuk Pinjaman Luar Negeri (PLN) sebesar Rp. 8.695 M.Demikian disampaikan Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto pada jumpa pers akhir tahun di Gedung Kementerian PU.Selengkapnya

Friday,14 December 2012

Bina Marga Selenggarakan Lomba Foto 2012
Jakarta (13/12) Pada tahun 2012 ini Direktorat Jenderal Bina Marga melalui Direktorat Bina Program Subdit Informasi dan Komunikasi menyelenggarakan kegiatan Lomba Foto dengan tema “Pembangunan Jalan dan Jembatan Nasional 2012” yang di peruntukan untuk kalangan umum/mahasiswa/pelajar dan wartawan/fotografer profesional. Kegiatan ini dihadiri oleh Direktur Jenderal Bina Marga, Djoko Murjanto, Pejabat Eselon 2, 3, dan 4 dikalangan Direktorat Jenderal Bina Marga serta undangan lainnya.Selengkapnya

Monday,10 December 2012

Peningkatan Infrastruktur sebagai Moto Peringatan
Jakarta (07/12) Sesuai dengan tema peringatan Harbak PU ke-67 “Dengan Semangat Sapta Taruna Kita Tingkatkan Kualitas dan Pelayanan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Permukiman untuk Kesejahteraan Rakyat”, seluruh jajaran PU diharapkan mampu menjawab tantangan pembangunan infrastruktur ke depan adalah bagaimana untuk terus meningkatkan ketersediaan infrastruktur yang berkualitas dan kinerjanya semakin dapat diandalkan agar daya tarik dan daya saing Indonesia dalam konteks global dapat membaik” Ujar Direktur Jenderal Bina Marga, Djoko Murjanto pada acara Sarapan Pagi di KBR68H.Selengkapnya

Wednesday,5 December 2012

Pencapaian Kinerja Ditjen Bina Marga 2012
akarta/051212—Direktur Bina Program, Ditjen Bina Marga, Ir. Harris Batubara, M.Eng,Sc menjadi narasumber pada acara Coffee Break yang ditayangkan oleh TV One pada Rabu, 05 Desember 2012 dengan tema Capaian Kinerja Kementerian Pekerjaan Umum bidang jalan pada 2012. Posisi strategis Kementerian Pekerjaan Umum dalam pembangunan infrastruktur jalan jaringan ialah terkait dengankewenangan dan tugas serta tanggung dalam membangun dan mewujudkan jaringan jalan andal, membentuk konektivitas antar wilayah.Selengkapnya

Wednesday,5 December 2012

Kini, Bandung – Sumedang Ditempuh Hanya Dalam 15 M
Sumedang/291112—Hari ini pembangunan jalan tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) mulai memasuki babak baru dengan peletakan batu pertama (groundbreaking). Menteri Pekerjaan Umum didampingi oleh Dirjen Bina Marga serta Gubernur Jawa Barat pun meresmikannya. Lokasi ground breaking berada di titik interchange Rancakalong, Desa Citali, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Jabar.Selengkapnya

Friday,30 November 2012

Bandung – Sumedang Ditempuh Hanya Dalam 15 Menit
Sumedang/291112—Hari ini pembangunan jalan tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) mulai memasuki babak baru dengan peletakan batu pertama (groundbreaking). Menteri Pekerjaan Umum didampingi oleh Dirjen Bina Marga serta Gubernur Jawa Barat pun meresmikannya. Lokasi ground breaking berada di titik interchange Rancakalong, Desa Citali, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Jabar. Pembangunan Cisumdawu Toll Road menggandeng beberapa kontraktor pelaksana yakni Shanghai Construction Group, PT. Wijaya Karya, serta PT. Waskita Karya dan konsultan supervisi yang terdiri dari PT. Wahana Mitra Amerta, Hi-Way Indotek Konsultan, serta PT. Diantama Rekanusa.Selengkapnya

Friday,23 November 2012

Dukungan MP3EI oleh Ditjen Bina Marga pada TV One
Jakarta/231112-Direktur Jenderal Bina Marga, Djoko Murjanto, memenuhi undangan TV One dalam acara Coffee Break pada 23 November 2012 untuk membahas dukungan infrastruktur Ditjen Bina Marga dalam menyukseskan Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). Dialog berlangsung selama 30 menit dan dibagi ke dalam 3 segmen. “MP3EI diprogramkan sejak Mei 2011 dalam rangka pemerataan pembangunan dan untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah di seluruh Indonesia,” ujar Djoko membuka dialog Coffee Break. Selengkapnya

Wednesday,21 November 2012

Bina Marga Peringati Hari Kecelakan Lalu Lintas
Jakarta (21/11) Kementerian Pekerjaan Umum, Direktorat Jenderal Bina Marga menyelenggarakan Peringatan Hari Korban Kecelakaan Lalu Lintas Sedunia sebagai bagian dari rangkaian kegiatan yang dikoordinasi bersama oleh stakeholder utama lalu lintas angkutan darat, yaitu Kementerian Perhubungan dan Kepolisian.Selengkapnya

Thursday,8 November 2012

Ditjen Bina Marga dalam Rakertas Wilayah Timur
Bali - Jum’at (02/11) Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto membuka Rapat Kerja Terbatas Kementerian PU Wilayah Timur TA 2012 di Bali, dengan Tema “ Percepatan Penyelesaian Pelaksanaan Tahun 2012 dan Persiapan Pelaksanaan Tahun 2013 “ Serta turut hadir Direktur Jenderal Bina marga, Djoko Murjanto, Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Hermanto Dardak, serta pejabat Eselon I lain di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum. Acara tersebut dihadiri pula oleh Satker Struktural dan SNVT yang meliputi Kepala Balai Besar, Kepala Balai, dan Kepala Satuan Kerja Pusat.Selengkapnya

Thursday,18 October 2012

PELANTIKAN PEJABAT ESELON IV DILINGKUNGAN B
Jakarta (12/10) Berdasarkan Surat Keputusan menteri Pekerjaan Umum Nomor 135/KPTS/M/2012, Nomor 239/KPTS/M/2012, Nomor 254/KPTS/M/2012, Nomor 283/KPTS/M/2012, Nomor 301/KPTS/M/2012 dan Nomor 304/KPTS/M/2012, telah diangkat para pejabat Eselon IV dan Pejabat Inti Satuan Kerja di Lingkungan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum.Selengkapnya

Friday,28 September 2012

Underpass Dewa Ruci Selesai Mei 2013
Denpasar, Bali—Harapan bagi masyarakat Denpasar untuk merasakan kelancaran lalu lintas di sekitar Simpang Siur Dewa Ruci akan segera terwujud dalam waktu yang tidak lama lagi. Ditjen Bina Marga melalui Balai Pelaksanaan Jalan Wilayah VIII berjibaku untuk segera menyelesaikan pekerjaan underpass Dewa Ruci yang nantinya akan menguraikan kemacetan di pertemuan antara Ruas Jalan Sunset Road, Kuta, Akses Bandara Ngurah Rai, dan Sanur. Dalam kunjungannya pada 27 September lalu, Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto, merasa puas akan progress fisik di lapangan.Selengkapnya

Friday,28 September 2012

Kunjungan Duta Besar Australia paket EINRIP di Sum
Sumbawa (27/09) Duta Besar Australia Greg Moriarty mengunjungi jalan dalam program peningkatan jalan melalui Eastern Indonesia National Road Improvement Project (EINRIP). Dalam kunjungannya Greg Moriarty didampingi oleh Staf Ahli Menteri Pekerjaan Umum Bidang Ekonomi dan Investasi, Setia Budhy Algamar, Direktur Bina Program Direktorat Jenderal Bina Marga, Harris Batubara dan Wakil Bupati Dompu, Syamsudin Yasin.Selengkapnya

Monday,24 September 2012

Performance Based Contract Diterapkan Di Pantura
Jakarta (17/09) Kasubdit Wilayah IIA Direktorat Jenderal Bina Marga, Thomas Setiabudi Aden menjelaskan tentang proyek percontohan dengan menggunakan Kontrak Berbasis kinerja atau Performance Based Contract (PBC).Selengkapnya

Monday,17 September 2012

Performa 92% Mantap di Ruas Lampung-Sumsel
Lampung-Sumatera Selatan—Menanggapi instruksi Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto serta arahan Dirjen Bina Marga Djoko Murjanto, rombongan wartawan yang dipimpin oleh Kasubdit Wilayah 1D Sofyan Lubis pada Press Tour yang diadakan dengan melihat kondisi ruas jalan di sepanjang Lampung sampai Palembang, Sumatera Selatan. Rombongan mengawali perjalanan atau road trip Bandar Lampung lalu mengambil rute ke Sumatera Selatan melalui ruas Lintas Metro Lampung – Lintas Timur – Lintas Pantai Timur dan diakhiri pada titik Metro Palembang.Selengkapnya

Wednesday,12 September 2012

Respon Positif Komisi V DPR atas Kinerja Bina Marg
Respon Positif Komisi V DPR atas Kinerja Bina Marga dalam Penyelenggaraan Jalur Mudik 2012 Ketua Komisi V DPR RI Yasti Soepredjo Mokoagow berterimakasih kepada segenap jajaran stakeholders penyelenggara kegiatan Mudik Lebaran 2012, terutama Ditjen Bina Marga atas peningkatan kinerja yang lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Dari pemngamatan Komisi V DPR-RI, seluruh ruas jalan utama Jalur Mudik Lebaran dalam kondisi baik, walaupun banyak pekerjaan yang sedang berlangsung dan pada H-10 semua aktifitas pekerjaan jalan dihentikan sementara, dan pada H+10 pekerjaan akan dilanjutkan kembali. “Hanya terdapat tiga titik yang masih dalam pekerjaan dan itupun pada H-10 sudah selesai, ini berbeda dengan tahun 2011,” tegas Rendhy Lamadjido dari Fraksi PDI-Perjuangan. Direktorat Jenderal Bina Marga sebagai Pembina jalan daerah telah berhasil melakukan koordinasi dengan segenap penyelenggara Mudik Lebaran 2012 sehingga masalah pada beberapa titik rawan kemacetan dapat diminimalisasi imbuh Rendhy. Selengkapnya

Thursday,30 August 2012

Kualitas Jalan Nasional Akan Terus Ditingkatkan
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) akan terus meningkatkan kualitas jalan nasional setiap tahunnya. Dalam talkshow Wideshot di Metro TV, Rabu (29/8) yang membicarakan masalah evaluasi jalur mudik lebaran 2012, Menteri PU Djoko Kirmanto mengakui kondisi jalan saat ini sebenarnya sudah baik, tetapi akan terus kita tingkatkan lagi kemantapannya.Selengkapnya

Friday,17 August 2012

Kesiapan Infrastruktur Jalan dan Angkutan Lebaran
Jakarta (16/08) Direktur Jenderal Bina Marga,Djoko Murjanto bersama dengan Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Kementerian Perhubungan,Sugiharto menjadi narasumber di RRI dalam acara “kesiapan infrastruktur jalan dan transportasi angkutan lebaran”.Selengkapnya

Monday,13 August 2012

Identifikasi Titik Macet Jalur Lebaran 2012
Jakarta (06/08) Direktur Jenderal Bina Marga, Djoko Murjanto menjelaskan tentang identifikasi kemacetan untuk jalur lebaran 2012 ini, dalam wawancaranya dengan KBR68H tadi pagi. “Penyebab utama kemacetan adalah jumlah kendaraan yang luar biasanya banyaknya terutama untuk wilayah Jawa, tetapi kami sudah berkoordinasi dengan Korlantas Polri untuk menangani kemacetan ini”, ujar Djoko.Selengkapnya

Monday,6 August 2012

Bali Meningkatkan Pelayanan Infrastuktur Jalan
Bali 3/8, Tim Pemantauan Kesiapan Infrastruktur Jalan dan Jembatan untuk Jalur Lebaran 2012 di Provinsi Bali dilaksanakan tanggal 2 s/d 3 Agustus 2012, dipimpin oleh Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga Sri Apriatini Soekardi didampingi oleh Direktur Bina Program Ditjen Bina Marga Harris H. Batubara, Kasubdit EKIT Ditbipran Darda Daraba, Kasubdit Wilayah IIC Ditbinlak Wilayah II Susalit Aliyus dan Kepala Balai VIII Provinsi Bali Miftachul Munir beserta staf pendukung.Selengkapnya

Sunday,5 August 2012

Ciregol Kembali Open Traffic pada 6 Agustus 2012
Jawa Tengah/040812—Ruas Ciregol yang berada Ruas Jalan Nasional Jakarta-Tegal-Purwokerto yang masuk wilayah Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, akan dibuka kembali pada Senin, 6 Agustus 2012. Dalam inspeksinya ke beberapa titik pada Jalur Mudik Lebaran 2012 dan salah satunya Ciregol, Direktur Jenderal Bina Marga Djoko Murjanto menyatakan keoptimisannya bahwa pembukaan Jalur Ciregol sudah lebih aman dan bisa mengurangi kepadatan kendaraan.Selengkapnya

Sunday,5 August 2012

Jbt. Kabuyutan Rampung,Jalur Mudik Fungsional 100%
Jawa Tengah/030812--Perbaikan dan pemeliharaan rutin infrastruktur jalan di sejumlah Jalur Mudik yang akan menjadi final dari pekerjaan Ditjen Bina Marga adalah pengecoran beton di Jembatan Kabuyutan. Jembatan yang berlokasi di Ruas Losari-Pejagan ini rencananya akan tuntas dan siap untuk open traffic seluruh jalur pada H-10 Lebaran Idul Fitri. Penyelesaian Jembatan Kabuyutan pun akan menandai status fungsional 100% ruas mudik dari Sumatera - Jawa.Selengkapnya

Saturday,4 August 2012

Lintim Medan Pekanbaru Siap Hadapi Arus Mudik
Lintim Medan-Pekanbaru Dibenahi Hadapi Angkutan Lebaran 2012 Sumut (Bina Marga) – Hal ini terungkap setelah tim dari Direktorat Jenderal Bina Marga melakukan pemantauan langsung ke lintas timur (lintim) Sumatera Utara dan sebagian Riau, 2-3 Agustus 2012. Tim tersebut terdiri dari unsur Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional I dan II (BBPJN), Staf Ahli Menteri PU,Bina Marga Pusat, dan Satker terkait. Pantauan dilakukan melintasi dua provinsi dari kota Medan di Sumatera Utara,Tebing Tinggi,Kisaran,Rantau Prapat,Dumai,Duri, dan berakhir di Pekanbaru, Riau. Tahun ini Lintim Sumut memiliki 21 paket pekerjaan jalan dan jembatan nasional dengan total alokasi dana mencapai ratusan miliar. Menurut Kepala Balai I, Wijaya Seta secara umum jalur tersebut sudah pada kondisi baik dan layak dilewati arus mudik. Ada beberapa pekerjaan jalan yang sedang berlangsung dan perlu dikebut seperti Pelebaran Jalan Simpang Kota Pinang – Batas Riau, Kabupaten Labuhan Batu,Seksi 1 dan 2 sepanjang 14.5 Km dengan alokasi dana 32.2 dan 30 miliar. Wijaya mengatakan bahwa pengerjaan Pelebaran Jalan Simpang Kota Pinang – Batas Riau ini sudah sesuai jadwal untuk diselesaikan bulan Oktober 2012 namun Ia menghimbau kontraktor untuk menyelesaikan pengaspalan fungsiopnal dan merapikan timbunan material yang ada. Selain itu, menurut pantauan lapangan, di lintim sumut terdapat pekerjaan pembangunan Sei Asahan sepanjang 100.64 meter di ruas Simpang Kawat – Batas Labuhan Batu, Kabupaten Batu Bara dan Jembatan Sei Barunan Cs sepanjang 170 meter di ruas Simpang Kota Pinang – Batas Provinsi Riau, Kabupaten Labuhan Batu. Jembatan tersebut dibangun dengan dana APBN dengan alokasi masing-masing sebesar 27. 9 miliar dan 65 miliar. Staf ahli menteri PU yang turut dalam tim pemenatau, Setia Budi Algamar mengatakan pembangunan dua jembatan ini merupakan penambahan jembatan baru di samping jembatan eksisting jadi diharapakan tidak mengganggu arus mudik. “Jembatan-jembatan tadi akan di duplikasi disamping jembatan lama, jadi diusahakan tidak ada pengalihan lalu lintas apalagi penutupan arus,” jelasnya ketika meninjau lokasi pekerjaan. Wijaya Seta mengatakan agar pemudik mengantisipiasi titik rawan kecelakaan dan titik macet akibat kemunculan pasar tumpah di setiap kota di sepanjang lintim sumut. “Mohon antisipasi rawan kecelakaan dan pasar tumpah, kalau potensi longsor dan banjir sejauh ini minim,” pungkasnya. Lintim Riau (Pekanbaru-Bts Sumut) Pada hari kedua pemantauan, tim melakukan tinjauan dari Batas Sumut hingga kota Pekanbaru. Di Lintim Riau ini tim menempuh 348,14 Km (km pekanbaru) dari Kota Bagan Batu, Simpang Balam, Simpang Batang, Dumai, Simpang Kulim, Duri, Kandis, Minas, dan Pekanbaru. Dari ruas-ruas yang ada, ruas Dumai – Simpang Kulim- Duri perlu perhatian khusus karena masih dalam pengerjaan peningkatan kapasitas jalan berupa perkerasan kaku. Dari 66.25 km ruas batas kota Dumai- Duri, 7 Km diantaranya (Simpang Kulim-Dumai) sedang dilakukan pelebaran jalan dengan struktur rigid. Meski terjadi deviasi pekerjaan yang cukup besar, ruas Sp. Kulim - Dumai bukanlah jalur mudik utama. Pasalnya jalur ini hanya dilalui pemudik dari dan ke kota Dumai sementara jika hendak ke Sumatera Utara bisa langsung mengambil jalur Simpang Kulim – Simpang Batang. Selain menghindari areal pekerjaan jalan, ruas ini hanya berjarak juga memperendek jarak hingga 13 Km. Kepala BBPJN II, Maruasas Panjaitan mengatakan pekerjaan ini berpeluang menghambat kelancaran arus lalu lintas karena di beberapa titik hanya beroperasi efektif 1 jalur, sehingga dalam pengoperasiannya perlu dilakukan sistem buka – tutup. Ia menambahkah, jalur lintim lain di Riau kondisinya cukup baik dan dapat dimanfaatkan lalu lintas secara optimal pada lebaran tahun 2012. Seperti ruas mudik lainnya, pekerjaan jalan dan jembatan di Lintim Sumut-Riau akan dihentikan pada H-10 Lebaran. Semua pekerjaan jalan akan dilanjutkan kembali setelah arus balik dinyatakan selesai. (ian/infokombm) Selengkapnya

Thursday,2 August 2012

Jelang Mudik, Perkerasan Cilegon Pasauran Dikebut
Jelang Mudik, Perkerasan Cilegon-Pasauran Dikebut Banten (Bina Marga) –Bina Marga akan mempercepat pekerjaan perkerasan kaku sepanjang 9.4 km dan fleksibel 5.6 km pada ruas Cilegon-Pasauran (Krakatau steel) demi mengantisipasi angkutan lebaran 2012. Hal ini dikatakan oleh Kepala Balitbang PU, Graita Sutadi saat melakukan pantauan jalur lebaran 31 juli hingga 1 agustus 2012 didampingi Direktur Bina Teknik , Suhardi, dan Kepala Bidang Pelaksanaan Wil. II BBPJN IV, Yudo Muktiarto. Ruas ini melayani pemudik dari arah Merak-Cilegon menuju Labuhan. Selain sebagai jalur mudik, ruas ini juga berfungsi sebagai jalur wisata utama menuju Pantai Carita dan Anyer. Menurut Graita, pekerjaan ruas Cilegon-Pasauran sempat terkendala karena adanya pergantian pihak penyedia jasa akibat penyedia jasa sebelumnya dinyatakan bangkrut. Meski begitu pekerjaan ini tetap ditargetkan selesai pada Desember 2012. “Di Cilegon-Pasauran ada penanganan jalan efektif 15 km dari panjang fungsional 17 km. Adapun jenis penanganannya yaitu Rigid pavement sepanjang 9.4 km dan perkerasan fleksibel 5.6 km,” jelas Graita. Pada kesempatan yang sama, Suhardi merekomendasikan segera dilakukan patching pada lubang, memotong rumput pada bahu jalan, membersihkan drainase serta melakukan percepatan proses perkerasan kaku pada seluruh badan jalan sehingga elevasi badan jalan sama dan dapat dilalui dengan nyaman sebelum H-10. “Pekerjaan rigid yang belum tersambung dapat mengakibatkan terjadinya beda elevasi jalan khususnya pada pekerjaan perkerasan kaku sepanjang 0.288 km. H-10 elevasi jalan harus sudah sama dan dapat dilewati,” kata Suhardi. Rekomendasi ini juga berlaku di ruas lainnya yang terdapat pekerjaan perkerasan rigid, seperti di ruas Jalan Serdang – Bojonegara – Merak sepanjang 5 km dan Simpang Labuhan – Cibaliung Muara Binuangan II sepanjang 6.05 km. Menurut Suhardi, ruas Bojonegara-Merak untuk saat ini relative aman dari arus mudik karena fungsinya lebih sering digunakan sebagai jalur industri dan jalur alternatif. “Ruas Serdang – Bojonegara – Merak fungsionalnya 34 km tapi hanya berfungsi sebagai jalur alternative dan traffic spill way jika ada kemacetan yang sangat parah. Ini bukan jalur mudik utama,” ujarnya. Pada hari kedua peninjauan, jalan pada Labuan – Sukabumi memiliki kondisi jalan yang cukup baik dan siap dilintasi, tetapi perlu dilakukan monitoring yang ketat guna mengawasi beberapa penyelesaian pekerjaan seperti peningkatan struktur, penanganan longsor dan perbaikan bagian jembatan. Tim sempat meninjau pekerjaan pananganan patahan sambungan jembatan cipapning dan perbaikan oprit Jembatan Cileungsir yang terletak di ruas Jalan Muara Binuangan – Simpang. “Untuk jembatan Cipapning harus segera dilakukan penangan sementara untuk Cileungsir sudah dilakukan pemasangan sheet pile. Kita juga target H-10 lebaran sudah selesai,” Jelas Suhardi Tahun 2012 ini Ditjen Bina Marga juga melakukan penanganan longsor di daerah Cikeusik akibat gerusan air. Ketika tim datang, sedang dilakukan pemasangan retaining wall dan cetakan drainase. Secara umum Segmen ruas Sukabumi – Jakarta telah siap dilalui untuk jalur lebaran secara umum. Guna mengoptimalkan jalur lebaran, akan dilakukan koordinasi dengan pihak eksternal seperti Dinas Perhubungan dan Kepolisian guna menertibkan lalu lintas terutama pada titik-titik keramaian di sekitar lokasi pasar dan kawasan pabrik. (ian/infokombm) Selengkapnya

Wednesday,1 August 2012

Lintas Timur Sumatera 95% Siap Dilalui Pemudik.
Jalur Batas Jambi sampai Palembang dinilai 95% siap mendukung arus mudik lebaran 2012. Beberapa titik pekerjaan akan diselesaikan pada H-10, sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas.Selengkapnya

Tuesday,31 July 2012

Ruas Riau-Batas Jambi Mantap 80%.
Riau (31/07) Menteri Pekerjaan Umum mengeluarkan Instruksi dengan nomor 04/IN/M/2012 mengenai Pemantauan Kesiapan Infrastruktur Jalan dan Jembatan untuk Jalur Lebaran 2012. Berbekal instruksi tersebut, Direktorat Jenderal Bina Marga membagi tim untuk melaksanakan pemantauan ke beberapa daerah yang menjadi titik pusat mudik Lebaran 2012. Untuk wilayah Riau-Jambi-Palembang mulai berjalan tanggal 30 Juli - 1 Agustus 2012 yang dipimpin oleh Staf Ahli Menteri Bidang Sosial-Budaya,Hediyanto dan didampingi oleh Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah II, Maruasas Panjaitan, Kasubdit Wilayah 1C,Djoko Sulistiyono dan Kasubdit Sistem Pengendalian Wilayah II,Agusta. E. Sinulingga.Selengkapnya

Saturday,28 July 2012

Menteri PU Resmikan Fly Over Rawa Buaya
Jakarta (28/07) Menteri Pekerjaan Umum (PU), Djoko Kirmanto meresmikan Jalan Layang (fly over) Rawa Buaya,Jakarta Barat. Fly over ini dibuat diharapkan agar dapat mengurangi kemacetan di persimpangan sebidang dengan jalur kereta api.Selengkapnya

Friday,27 July 2012

Pelepasan Tim Ekspedisi Jelang Mudik 2012
Jakarta (27/07) Seperti tahun-tahun sebelumnya, El Shinta menyelenggarakan program ekspedisi jalur lebaran yang saat ini dilaksanakan di Pulau Jawa, Bali, dan Sumatera. Pada tahun ini pelepasan jelang mudik El shinta dilaksanakan di Kementerian Pekerjaan Umum, yang pelepasan secara simbolis dilakukan dengan cara penyematan topi dan rompi oleh Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Hermanto Dardak dan didampingi oleh pejabat-pejabat Eselon I, II dan III dilingkungan Kementerian PU.Selengkapnya

Friday,27 July 2012

Jembatan Merah Putih Bentang Tengah Mulai di Bangu
Jakarta (27/07) Direktur Jenderal Bina Marga, Djoko Murjanto yang di damping oleh Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional IX, Jefry R. Pattiasina menyaksikan penanda tanganan kontrak paket pembangunan Jembatan Merah Putih (JMP) Bentang Tengah antara PPK JMP dengan Kuasa Waskita-PP-Wika dan Kepala Satuan Kerja NVT P2JN Prov. Maluku dengan PT. Eskapindo Matra dan Pt. Wesitan Konsultansi Pembangunan .Selengkapnya

Thursday,26 July 2012

Tanda Tangan Kontrak Rangka Baja Jembatan
Jakarta (25/07) Direktur Jenderal Bina Marga, Djoko Murjanto didampingi oleh Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional IV, Masrianto menyaksikan penandatangan kontrak Paket Pengadaan Rangka Baja Jembatan dengan penyedia jasa Centunion dari Spanyol.Selengkapnya

Wednesday,25 July 2012

H-7 Perbaikan Jalan Pantura di Hentikan
Pantura merupakan urat nadi perekonomian, sehingga jalur ini tidak boleh rusak, dan harus ada pemeliharaan khusus dan rekonstruksi secara terus menerus. Ujar Winarno selaku Direktur Bina Pelaksanaan Wilayah II Direktorat Jenderal Bina Marga di Jakarta (24/07).Selengkapnya

Friday,20 July 2012

Pelantikan Pejabat Eselon II dan III Di Lingkungan
Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto melantik 74 orang pejabat Eselon II dan Eselon III Kementerian PU, pejabat yang dilantik dilingkungan Direktorat Jenderal Bina Marga , antara lain :Selengkapnya

Wednesday,18 July 2012

Bina Marga Dukung Jalur Mudik Lebaran 2012
Jakarta (18/07) Direktur Jenderal Bina Marga, Djoko Murjanto menjelaskan tentang kesiapan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dalam mudik jalur lebaran 2012. Secara khusus Kementerian PU tidak mempersiapkan jalur mudik lebaran tiap tahunnya, namun dalam rangka mewujudkan Renstra Bina Marga 2010-2014 ialah terwujudnya sistem jaringan jalan yang andal, terpadu dan berkelanjutan di seluruh wilayah nasional untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan sosial. Untuk itu Ditjen Bina Marga mendukung Jalur Mudik lebaran sehingga ruas jalan yang dilalui oleh pemudik menjadi fungsional. “Bukan saat lebaran saja perbaikan dan pembangunan jalan dilakukan, tetapi pembangunan dan perbaikan jalan yang dilaksanakan merupakan program reguler yang dilakukan tiap tahun untuk meningkatkan pelayanan dan fungsional jalan sebagaimana ditetapkan dalam mencapai sasaran Renstra Bina Marga 2010-2014,”Jelas Djoko. Djoko juga menyebutkan, bentuk pemantauan yang dilakukan oleh Kementerian PU khusunya Ditjen Bina Marga untuk memastikan bahwa jalur mudik Lebaran 2012 telah siap adalah dengan melakukan pemantauan secara terus menerus perkembangan kondisi jalan, kegiatan-kegiatan yang sedang berlangsung dan memeriksa kasiapan akhir jalur lebaran oleh pejabat Eselon I, II dan III yang dilakukan secara serampak keseluruh jalur mudik lebaran 2012, dengan dikeluarkannya Instruksi Menteri Pekerjaan Umum tentang Pemantauan Kesiapan Infrastruktur Jalan dan Jembatan untuk Jalur Lebaran 2012. Djoko menambahkan, untuk mengatasi kemacetan pada titik-titik rawan, dalam jangka pendek Bina Marga sudah menentukan Jalur-jalur alternatif dan manajemen lalulintasnya. Sedangkan untuk jangka panjang ialah dengan melakukan pembangunan FO atau underpass maupun percepatan pembangunan Jalan Tol. Pesan saya untuk para pemudik yang akan melakukan perjalanan, ikuti peraturan-peraturan yang ada, perhatikan kondisi kendaraan sesuai kapasitas, manfaatkan jalur-jalur alternatif sesuai arahan polisi lalu lintas, istirahatlah bila kecapaian/mengantuk, dan hindari pemanfaatan jalan yang tidak sesuai peruntukannya, Ujar Djoko. (Ange-Infokom BM) Selengkapnya

Tuesday,17 July 2012

MP3EI Dukung Akses Pelabuhan Dumai
Dumai (16/07) Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II, Maruasas Panjaitan mengatakan Program MP3EI di Kota Dumai untuk mendukung peran swasta dalam mengelola pelabuhan lainnya di luar Pelabuhan Kota Dumai yang sudah ada seperti Kawasan Pelabuhan Pelintung dan Kawasan Pelabuhan Lubuk Gaung.Selengkapnya

Saturday,14 July 2012

Pengerjaan Ruas Sewo-Lohbener Dikebut
Meski arus mudik lebaran 2012 baru terasa satu bulan lagi, Menteri Pekerjaan Umum meminta pengerjaan jalan dan jembatan di Pantura untuk dipercepat. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto menjamin penanganan jalan dan jembatan di Pantai Utara (Pantura) sudah siap paling lambat H+7 masa puasa 2012. Bahkan untuk beberapa pekerjaan sudah diminta selesai lebih awalSelengkapnya

Thursday,12 July 2012

Rakor Media:Highlight pada Overloading di Pantura
Semarang, 11/7— Pada saat ini, antara kemacetan yang terjadi dan kerusakan jalan sudah seperti lingkaran setan. Intinya, kemacetan tidak bisa dihindarkan. Untuk meningkatkan daya saing, kendaraan besar meningkatkan overloading-nya. Sedangkan, overloading bisa mempercepat terjadinya kerusakan jalan. Hal tersebut disampaikan oleh Winarno, Direktur Bina Pelaksanaan Wilayah II, Ditjen Bina Marga, disela Rapat Koordinasi Radio Republik Indonesia (RRI) dengan tema Pengembangan program liputan dan siaran lebaran 2012 selama 3 hari di semarang (10-12 Juli 2012) yang turut pula mengundang Suroyo Alimuso, Dirjen Perhubungan Darat. “Sebenarnya, kemampuan jalur Pantura yang 2 lajur normalnya hanya mampu menampung lalulintas harian 20 ribu kendaraan. Akan tetapi, pada saat ini lalulintas harian di Pantura mencapai 48 ribu kendaraan. Hal ini disebabkan karena Jalur darat masih menjadi primadona,” jelas Winarno dihadapan wartawan RRI yang berada di Jawa, Madura, Bali, dan Palembang-Lampung, serta beberapa radio komunitas Kemacetan yang ada dimana-mana sebenarnya terjadi bukan hanya pada saat lebaran tetapi juga terjadi pada hari biasa. Kapasitas jalan di Pantura yang ada sudah tidak lagi mampu menampung kendaraan yang ada sehingga perlu dipercepat untuk pelaksanaan pembangunan Jalan Tol untuk menambah kapasitas. Dari tahun ke tahun, alokasi dana untuk Pantura terus meningkat hal ini bukan untuk menunjang lebaran tetapi yang lebih utama adalah untuk menunjang ekonomi masyarakat. Jika memungkinkan sebelum puasa semua pekerjaan penanganan jalan akan dihentikan bukan berarti pekerjaan selesai tetapi akan dilanjutkan setelah lebaran. Setali tiga uang dengan Winarno, Alimuso pun menambahkan bahwa tingkat kendaraan semakin meningkat diiringi dengan trend baru di masyarakat yang mempunyai tingkat penghasilan cukup tinggi sehingga mencoba berlibur. Alimuso memperkirakan jumlah sepeda motor yang melakukan perjalanan pada masa angkutan lebaran 2012 akan meningkat 6.16% atau sebanyak 2.5 juta lebih kendaraan dari tahun 2011 yaitu sebesar 2.3 juta kendaraan. Sedangkan jumlah mobil pribadi diperkirakan meningkat sebesar 1.6 juta kendaraan dari tahun 2011 sebesar 1.5 juta kendaraan. Adalah sangat wajar adanya jika kemacetan atau penumpukan kendaraan terkadang tidak bisa dihindari. Untuk itu, Kementerian Pekerjaan Umum tak pernah lelah berkoordinasi dengan Ditjen Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan untuk selalu menuntaskan hal tersebut. Namun juga, kedua pihak meminta kepada media agar informasi seperti tentang kemacetan lebih professional dan proporsional.” (Infokom Bina Marga) Selengkapnya

Tuesday,10 July 2012

Kejelasan Permasalahan Runtuhnya Jembatan KuKar
Jakarta—Komisi V DPR-RI memanggil Tim Investigatif yang terdiri dari ahli dan praktisi konstruksi di beberapa universitas termuka di Indonesia pada Rapat Dengar Pendapat, 9 Juli kemarin. Rapat tersebut turut menghadirkan Kepala Basarnas serta Kabareskim POLRI. Investigasi terhadap runtuhnya Jembatan Kutai Kartanegara diperpanjang dan kemarin sudah memasuki laporan akhir yang menghasilkan beberapa keputusan. Sayangnya, terdapat beberapa kendala dalam penyelidikan yang dilakukan oleh Tim 11 tersebut. Tim independen evaluasi dan investigasi jembatan Kutai Kartanegara yang diketuai oleh Ir. IswandiImran, MASc.,Ph.D mengaku belum mendapatkan data yang lebih komprehensif baik dari kontraktor maupun konsultan terkait penyebab runtuhnya jembatan Kutai Kartanegara, empat bulan sejak ditugaskan oleh DPR. Sejauh ini, Irwan dan tim bahwa pembangunan jembatan telah sesuai dengan perencanaan dan gambar design yang dibuat oleh konsultan perencanaan. Bahan clamp dengan menggunakan FCD 60 sebagaimana gambar design berbahan baku yang getas, sehingga kurang memiliki elastisitas dalam menerima beban. “Namun memang, enam bulan setelah diresmikan, terjadi penurunan pilon sampai miring sebanyak 50 cm. Untuk itulah Tim 11 harus mempelajari dokumen yang terkait dengan insiden tersebut,” sambung Rendhy Lamadjido dari Fraksi PDI-P. “Kami berharap sekali Tim 11 akan memberikan hal-hal kongkrit untuk membongkar tragedi Kutai Kartanegara,” ujar DR. Ir. Hetifah, MPP, anggota Komisi V dari Fraksi Golongan Karya. Ia pun menitikberatkan pada aspek sosial ekonomi yang menjadi imbas dari runtuhnya jembatan. (infokom BM)Selengkapnya

Tuesday,10 July 2012

H -15 Jalan Ciregol Sudah Diaspal dan Siap Dilewat
Brebes – Terjadi kelongsoran pada lereng badan jalan ruas Prupuk – Bumiayu di Jalur Ciregol yang terjadi pada awal 2011. Jenis kelongsoran yang terjadi adalah multiple sliding yakni longsor yang tidak hanya terjadi pada satu titik yang membentuk translasi.Selengkapnya

Friday,6 July 2012

H -15 Jalan Ciregol Sudah Diaspal & Siap Dilewati
Brebes – Terjadi kelongsoran pada lereng badan jalan ruas Prupuk – Bumiayu di Jalur Ciregol yang terjadi pada awal 2011. Jenis kelongsoran yang terjadi adalah multiple sliding yakni longsor yang tidak hanya terjadi pada satu titik yang membentuk translasi. Penyelidikan longsoran telah dilakukan oleh Balitbang Geologi Kementerian PU dengan rekomendasi penurunan grade (tanjakan) dan penguatan tebing. Berdasarkan kondisi yang ada saat ini, bahwa keberadaan ruas Ciregol merupakan jalur yang sangat padat dan vital dilalui oleh kendaraan. Hingga kemarin, antrean kendaraan yang akan melintas tanjakan Ciregol masih terjadi. Kendaraan yang melintas harus bergantian satu persatu. Bahkan, pada Minggu malam (1/7), kendaraan dari arah Purwokerto mengalami antrean pajang hingga lima kilometer. Kondisi tersebut bisa tambah parah mengingat penambahan kouta kendaraan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Beberapa pekerjaan telah dan sedang ditangani oleh Ditjen Bina Marga. Penanganan yang dilakukan adalah dengan target penurunan kelandaian permukaan jalan sepanjang 500 meter dengan kemiringan memanjang jalan awal (Existing) sebesar 12% direncanakan menjadi 5%. Untuk melaksanakan penangan penurunan grade tersebut diperlukan lahan untuk pembentukan lereng. Lereng yang akan diturunkan merupakan milik Perhutani. Binamarga Kementerian PU sudah mengajukan izin kepada Perhutani seperti yang disampaikan oleh Dirjen Binamarga Djoko Murjanto, “Kami telah melayangkan surat ijin Pemangkasan Lereng lahan Perhutani kepada Direktur Jenderal Planologi Kehutanan Kementerian Kehutanan tanggal 5 Mei 2011. Namun sampai dengan akhir Juni 2012 belum ada tanggapan.” Langkah lain yang dilakukan Ditjen Bina Marga untuk mempercepat penangan di Ciregol adalah dengan melakukan koordinasi dengan BBWS Pemali Juana. Dari koordinasi tersebut tindak lanjut yang akan dilakukan adalah pemotongan tanah pada area mahkota longsoran yang berbentuk V yang merupakan tempat konsentrasi air. Diharapkan melalui pemotongan tersebut selain mengurangi beban juga dapat mengurangi infiltrasi air. Untuk memproteksi kaki lereng akibat gerusan air sungai bila memungkinkan akan dipasang konstruksi krib beronjong. Badan Geologi Bandung Kementerian ESDM pun turut memberikan masukan bagi Ditjen Binamarga. Kementerian ESDM merekomendasikan untuk dilakukan relokasi atau pemindahan trase dari Desa Kutamendala ke Desa Linggapura ± 6 KM ( jalan yg dilewati sekarang ±5 KM ). Akan tetapi, rekomendasi ini memerlukan pembebasan lahan milik masyarakat. Tidak hanya masalah pembebasan lahan, kendala dari faktor biaya dan keterbatasan waktu pun menjadi kendala dalam pemindahan trase jalur Ciregol. Perlu diketahui bahwa pembebasan lahanmilik masyarakat membutuhkan biaya sekitar 12 miliar Rupiah dan Pekerjaan KonstruksiPeningkatan struktur jalansekitar 39 Miliar Rupiah. Total biaya diperkirakan berada di angka 51 miliar untuk Ruas Ciregol saja. Sampai saat ini, tindakan yang dilakukan yakni pembatasan Jalan satu lajur (bergantian 2 arah) sepanjang ± 500 m. Selanjutnya, setelah berkoordinasi dengan pihak Perhubungan, perlu adanya pembatasan muatan kendaraan yang melewati jalur Prupuk – Bumiayu. (infokom BM)Selengkapnya

Thursday,5 July 2012

Bina Marga Targetkan Pantura Siap Dilewati
Bina Marga (Jakarta) -- Sebagai urat nadi perekonomian, volume kendaraan yang melewati Jalur Pantura semakin bertambah dari waktu ke waktu. Saat ini, volume kendaraan yang melewati Jalur Pantura adalah sebanyak 48.000 kendaraan per hari. Padahal dengan 4 lajur yang ada, batas maksimal kendaraan yang lewat adalah 20.000 kendaraan per hari. Oleh karena itu, pekerjaan penanganan jalan di Pantura sepanjang 1.182 km dilakukan sepanjang tahun, bukan hanya saat menjelang arus mudik Lebaran. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Bina Pelaksanaan Wilayah II Direktorat Jenderal Bina Marga, Winarno, dalam acara temu wartawan di Jakarta pada Kamis (21/06)Selengkapnya

Thursday,28 June 2012

Bina Marga Targetkan Pantura Siap Dilewati
Bina Marga (Jakarta) -- Sebagai urat nadi perekonomian, volume kendaraan yang melewati Jalur Pantura semakin bertambah dari waktu ke waktu. Saat ini, volume kendaraan yang melewati Jalur Pantura adalah sebanyak 48.000 kendaraan per hari. Padahal dengan 4 lajur yang ada, batas maksimal kendaraan yang lewat adalah 20.000 kendaraan per hari. Oleh karena itu, pekerjaan penanganan jalan di Pantura sepanjang 1.182 km dilakukan sepanjang tahun, bukan hanya saat menjelang arus mudik Lebaran. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Bina Pelaksanaan Wilayah II Direktorat Jenderal Bina Marga, Winarno, dalam acara temu wartawan di Jakarta pada Kamis (21/06).Selengkapnya

Monday,25 June 2012

Jalur Banjarnegara-Dataran Tinggi Dieng Terancam
Tanah longsor mengancam jalur penghubung Banjarnegara menuju Dataran Tinggi Dieng putus. Tanah longsor terjadi di dejkat Jembatan Sungai Genteng, Kecamatan Penjawaran, Banjarnegara, Jawa Tengah. "Tebing setinggi enam meter di dekat jembatan Sungai Genteng longsor akibat guyuran hujan deras sekitar tiga pekan lalu," kata Yono, warga Desa Grogol di Banjarnegara, Senin (25/6). Oleh karena itu, kata dia, kendaraan yang melintas di jalan provinsi tersebut harus bergantian melintas dengan sistem buka-tutup. Ia mengharapkan pemerintah segera memperbaiki ruas jalan tersebut karena dikhawatirkan akan putus total jika terjadi hujan deras.Selengkapnya

Tuesday,19 June 2012

konektivitas infrastruktur jalan
Jakarta (19/06) Ir. Hedyanto Husaini selaku Staf Ahli Menteri Kementerian Pekerjaan Umum menjelaskan tentang konektivitas MP3EI saat acara Wide Shot di Metro TV. Konektivitas merupakan suatu upaya untuk Tercapainya mobilisasi penumpang/barang/jasa/informasi yang lancar, aman, handal, dan efisien sertaTerwujudnya Indonesia yang locally integrated, globally connected, jelasnya. Hedy menjelaskan tujuan diadakannya konektivitas pembangunan infrastruktur adalah disparitas Penyebaran Infrastruktur Transportasi: Sekitar 60% infrastruktur Jalan berada di Pulau Sumatera dan Jawa, sisanya 40% tersebar di pulau lainnya yang luasnya 72% dari keseluruhan wilayah Indonesia, Kondisi prasarana (khususnya transportasi) di wilayah yang belum berkembang tidak cukup menarik bagi sektor industridan Transport Cost:Biaya logistik Indonesia sangat tinggi dibandingkan negara lain, dimana rata-rata biaya logistik yang harus dibayar pengusaha Indonesia sebesar 14,08% dari total penjualan. Target jangka pendek untuk infrastruktur jalan ini adalah Program Preservasi (pemeliharaan) Seluruh Jalan Nasional agar Kondisi Jalan Tetap Fungsional; Peningkatan Kapasitas jalan pada lintas-lintas utama Lintim Sumatera, Pantura Jawa, Lintas Selatan Kalimantan, dan Lintas Barat Sulawesi dan lintas lainnya; Penanganan ”Bottle Neck” pada ruas-ruas jalan perkotaan; Peningkatan dan pembangunan jalan pada Kawasan Perbatasan, Pulau Terpencil dan Terluar dan Selatan Jawa; Upaya melanjutkan pembangunan jalan pada 11 ruas strategis di Papua; Upaya melaksanakan penanganan jalan ke kawasan industri, pelabuhan dan untuk menunjang sektor pariwisata; Penanganan Aspek Lingkungan dan keselamatan (road safety) khususnya pada pembangunan daerah perkotaan; Perlintasan sebidang (kereta api ), dan untuk jangka Panjang penanganan jalan akan di prioritaskan kepada pemenuhan spesifikasi jalan sesuai dengan PP No, 34 / 2006 tentang jalan, pada seluruh ruas jalan di Indonesia. Merealisasikan pengembangan jaringan jalan sesuai dengan konsep jaringan lintas. “Sebagai wujud dari komitmen pemerintah untuk mempercepat pencapaian pembangunan nasional yang berbasis kewilayahan, maka pada tahun ini telah diterbitkan Master Plan Perluasan dan Percepatan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). Sebagai sebuah dokumen kerja, MP3EI berisikan arahan pengembangan kegiatan ekonomi utama yang sudah lebih spesifik, lengkap dengan kebutuhan infrastruktur dan rekomendasi perubahan/revisi terhadap peraturan perundang-undangan yang perlu dilakukan maupun pemberlakuan peraturan-perundangan baru yang diperlukan untuk mendorong percepatan dan perluasan investasi”, ujar Hedy. Kendala yang dihadapi dalam pembangunan konektivitas ini adalah pemograman dan pengangaran perlu penajaman dalam menentukan prioritas, baik untuk preservasi terhadap jaringan jalan yang ada maupun peningkatan kapasitas jalan dan pembangunan jalan baru. Permasalahan lain adalah kebutuhan peningkatan daya dukung jalan terhadap bencana alam, tercermin dari banyaknya muatan lebih, terbatasnya aksesibilitas di kawasan terpencil, kesulitan pembebasan lahan, dan Keterbatasan sumber pendanaan untuk pembangunan jalan baru (jalan toll). Harapan saya untuk pembangunan konektivitas ini adalah strategi penyelenggaraan jalan melalui pendekatan kewilayahan dan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi dalam kerangka MP3EI diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi penggunaan sumberdaya pembangunan melalui investasi yang lebih tepat sasaran. Di masa depan, pendekatan ini perlu untuk terus dilaksankan secara konsisten dan berkelanjutan dengan didukung kerjasama serta partisipasi aktif dari para pelaku pembangunan khususnya sektor swasta dan pemerintah daerah. (Ange-Deva Infokom BM)Selengkapnya

Sunday,10 June 2012

Gedung Utama PU dengan Konsep Green Building
Pembangunan gedung Utama dan gedung parker Kementerian Pekerjaan Umum dengan menerapkan konsep “Green Building” (penghematan energy, penghematan air, penghematan material local dan meminimalkan CO2 dan mengutamakan kenyamanan ruangan) mengacu pada Green Concept Site.Selengkapnya

Monday,4 June 2012

Bina Marga Alokasikan Rp. 1,5 T Untuk Perbatasan
Jakarta (31/05) -- Direktur Jenderal Bina Marga, Djoko Murjanto, dalam wawancara di Warta Pagi TVRI (31/05) menyatakan bahwa wilayah perbatasan merupakan salah satu dari kawasan strategis yang menjadi konsentrasi Kementerian Pekerjaan Umum. “Kawasan perbatasan merupakan jalan bagi kita untuk berinteraksi dengan negara lain,” tutur Djoko. Djoko menjelaskan bahwa perbatasan negara terdiri atas perbatasan darat dan perbatasan laut. Yang menjadi kewenangan Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga adalah perbatasan darat, yakni wilayah Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Tengah yang berbatasan dengan Malaysia, Nusa Tenggara Timur berbatasan dengan Timur Leste, dan Papua yang berbatasan dengan Papua Nugini. Selengkapnya

Tuesday,15 May 2012

Bina Marga Identifikasi Titik Macet Mudik 2012
Memasuki Jawa Tengah, Winarno menambahkan tentang perbaikan Jembatan Kabuyutan yang akan rampung sebelum Lebaran. “Jembatan Kabuyutan bisa jadi potensi kemacetan dan sampai ke daerah Jabar. Kita sudah rescheduling penyelesain perbaikannya dari Agustus ke bulan lebih awal. Semoga dampak kemacetan tidak akan sampai ke daerah Jawa barat,” jelasnya.Selengkapnya

Monday,14 May 2012

Bina Marga Identifikasi Titik Macet Mudik 2012
Kemudian menindaklanjuti penurunan tanah di Jalan Ciregol ruas Prupuk-Ajibarang, Bina Marga sedang menjajaki solusi relokasi ruas jalan tetapi masih terhambat di proses pembebasan lahan. Meski begitu kali ini Ciregol akan tetap fungsional dengan pengerjaan penanganan penurunan grade dan pelebaran tikunganSelengkapnya

Monday,7 May 2012

Penggunaan SAL di Bina Marga
Jakarta (05/04) Direktur Jenderal Bina Marga Djoko Murjanto menjelaskan tentang Sisa Anggaran Lebih (SAL) saat dialog di TVRI pagi tadi. Djoko menjelaskan SAL merupakan akumulasi dari Sisa Lebih Penggunaan Anggrana (SiLPA) tahun anggaran yang lalu dan tahun anggaran yang bersangkutan setelah ditutup, ditambah/dikurangi dengan koreksi pembukuan (sesuai dengan UU No.4 Tahun 2012 tentang APBN- TA.2012).Selengkapnya

Monday,30 April 2012

Komisi V Dorong Pelaksanaan Pembangunan Jembatan T
Pelaksanaan pembangunan Jembatan Tayan di Kalimantan Barat saat ini belum dimulai, karena ada kendala dalam finalisasi pencairan dana loan dari Cina. Untuk itu Komisi V DPR RI akan koordinasi kembali dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Kementerian Keuangan terkait dengan permasalahan ini.Selengkapnya

Thursday,19 April 2012

Penyesuaian Tarif Tol Pada Jalan Tol JORR W1
Jakarta (19/04) Kepala Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT) Ahmad Ghani Ghazali dan Direktur Utama PT. JLB Fatchur Rochman menjelaskan tentang penyesuaian tarif tol pada jalan tol JORR W1 saat jumpa pers dengan wartawan. Fatchur menjelaskan “Bisnis jalan tol adalah project financing, dengan demikian harus commercial dan financially viable sehingga menarik para investor dan lembaga keuangan taua perbankan. Penyesuaian tarif jalan tol ini bertujuan tidak lain hanyalah untuk mengembalikan nilai uang yang menurun akibat tergerus inflasi”Selengkapnya

Monday,16 April 2012

BPJN 8 Siap Terapkan Pengujian Laik Fungsi Jalan
Denpasar (Bina Marga)- Hal ini terlihat dari telah dilakukannya proses sosialisasi dan on the job training Laik Fungsi Jalan (LFJ) di lingkungan Balai Pelaksana Jalan Nasional 8, 11 hingga 13 April di Denpasar. Direktur Bina Pelaksana Wilayah 2, Ditjen Bina Marga, Winarno didampinigi kepala BPJN 8 Susalit Alius, dan Kasubdit Wilayah 2C, Adriananda dalam sambutannya mengatakan LFJ merupakan upaya memberi keselamatan bagi pengguna jalan dengan mengindahkan persyaratan Teknis dan Administrasi jalan.Selengkapnya

Tuesday,10 April 2012

Dirjen Bina Marga Mewajibkan Setiap PPK Paham Masa
Bina Marga (02/04) – Direktur Jenderal Bina Marga meresmikan Gedung Workshop Cikampek dan Gedung Workshop Ciamis pada Senin (02/04) di Cikampek. Acara peresmian ini bersamaan dengan diadakannya Penyegaran Kepala Satuan Kerja dan Pejabat Pembuat Komitmen Direktorat jenderal Bina Marga. Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Bina Marga, Djoko Murjanto, menyatakan bahwa gedung untuk penyelenggaraan workshop ini dipergunakan untuk pengembangan kapasitas dan kualitas para pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal Bina Marga. Selengkapnya

Sunday,18 March 2012

Menteri PU Resmikan Seksi 1A Tol Surabaya-Mojokerto
Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto meresmikan ruas Tol Surabaya-Mojokerto seksi 1A (Waru-Sepanjang) sepanjang 1,89 km, Sabtu (27/8) di Jawa Timur. Total panjang tol Surabaya-Mojokert 36,27 kilometer. Dengan masa konsesi selama 42 tahun, terhitung sejak perintah mulai bekerja pada 27 April 2007.Selengkapnya

Thursday,22 December 2011

GB Jalan Tol dan Underpass Pertama di Bali
Pembangunan infrastruktur, terutama jalan dan jalan tol akan memberikan manfaat yang berlipat ganda. Jalan Tol Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa dan Underpass Simpang Dewa Ruci termasuk dalam program Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi koridor Bali-Nusa Tenggara yang memang bertumpu pada aspek pariwisata. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto, dalam sambutannya saat meresmikan Ground Breaking (GB) Proyek Jalan Tol dan underpass di Bali pada Rabu (21/12). Dengan dibangunnya jalan tol dan underpass pertama di Bali ini, akan meningkatkan daya saing pariwisata melalui kemudahan aksesibilitas kawasan. Selengkapnya

Monday,12 December 2011

Penandatanganan Kontrak Tol Medan-Kualanamu
Bina Marga (12/12) Penandatanganan Kontrak Tol Medan-Kualanamu antara perwakilan kontraktor (China Harbour Engineering Co. Ltd, China State Construction Engineering Co. Ltd, PT. Hutama Karya Persero) dengan PPK Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Bebas Hambatan Medan Kualanamu diadakan di Jakarta pada Senin (12/12). Pembangunan Jalan Tol Medan-Kualanamu bertujuan untuk meningkatkan kelancaran arus kendaraan dari dan menuju Bandara Kualanamu, bandara yang baru dibangun di Medan, Sumatera Utara. Jalan Tol yang rencana pembangunannya selama 900 hari kerja ini menelan biaya Rp. 1.347.422.048.496,71,- yang berasal dari APBN dan juga pinjaman dari Export Import Bank of China. Jalan Tol Medan Kualanamu sepanjang 17,8 km terdiri atas 2 seksi. Seksi 1 sepanjang 10,75 km dan seksi 2 sepanjang 7,05km. Jalan tol ini menggunakan konstruksi rigid pavement dan juga flexible pavement yang terdiri atas 2 lajur dan 2 jalur. Selengkapnya

 

Share :