May 30 2013 8:40A

Wamen PU dan Wamenhub Tinjau Pantura

Meski masa mudik lebaran masih dua bulan lagi, Wakil Menteri (Wamen) Pekerjaan Umum (PU) Hermanto Dardak,Wamen Perhubungan Bambang Susantono, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Soeroyo Ali Moeso, serta Jajaran Eselon II Bina Marga, Direktur Bina Pelaksanaan Wilayah II Winarno, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) IV Bambang Hartadi, serta Kepala BBPJN V Masrianto meninjau jalur Pantura Jawa Barat (Jabar) dan Jawa Tengah (Jateng) kemarin (28-29/05).

Menurut Wamen PU peninjauan ini dilakukan atas permintaan Kementerian Perhubungan untuk mengetahui keadaan terkini paket-paket pengerjaan jalan di jalur Pantura sebagai prediksi arus mudik Lebaran tahun 2013.

“Saya harap segala pekerjaan selesai pada h-10 lebaran. Kalaupun ada yang belum selesai saya harap agar fungsional dulu pada H-10 lalu kembali dilanjutkan usai arus mudik,” Ujar Wamen PU ketika meninjau Jembatan Kalimenir.

Direktur Bina Pelaksana Wilayah II, Winarno mengatakan, tahun ini di Pantura Jabar terdapat 9 kontrak pengerjaan jalan, yaitu bts kota cikampek-karawang, Ciasem –Pamanukan, Peningkatan jl. Eyang Tirtayasa , bts. Kota pamanukan- Sewo, Peningkatan Sewo-Lohbener, Peningkatan jln. Mulia sari, peningkatan bts.cirebon-bts palimanan, peningkatan bts kota palimanan-kota cirebon, dan peningkatan jl yos sudarso cs.

Winarno juga mengamini pernyataan Wamen PU, bahwa ia menghimbau para Satker, PPK, dan kontraktor terkait agar bisa memastikan fungsionalisasi ruas-ruas tersebut pada H-14 lebaran. “Menurut data yang saya terima, PPK terkait sudah menjamin H-14, pada ruas tadi akan open traffic,” tegasnya.

Selain kesiapan jalan, Wamen PU juga menekankan pada pengerjaan jembatan.Pasalnya di tahun anggaran 2013, Pantura Jabar terdapat 3 paket Pemeliharaan Berkala Jembatan, yaitu Jembatan Kalimenir B, Cs, Jembatan Cimanuk, dan Jembatan Kebarepan B,Cs. Meski hanya 3 paket, secara fisik sebenarnya terdapat 8 jembatan yang sedang dilakukan pengerjaan.

Saat berada di Jembatan Kalimenir, Winarno,mengatakan pengerjaan pemeliharaan jembatan ini hanya menyisakan pengaspalan oprit jembatan. Jika sudah selesai kemudian dilanjutkan Pembongkaran Jembatan Cidongkol untuk dipasang Voided Slab. “Jembatan Cidongkol ini masih satu paket dengan Kalimenir Cs, setelah lantainya dibongkar kita akan ganti dengan beton (voided slab),” jelasnya. Kegiatan fisik di kedua jembatan ini ditargetkan selesai pada pertengahan Juli 2013.

Selain Jembatan Kalimenir dan Cidongkol, 5 Jembatan lain di Pantura Jabar juga akan diganti plat lantainya dari yang sudah ada menjadi Voided Slab. Menurut Hermanto Dardak, penggantian lantai jembatan ini dilakukan agar lebih kokoh dan aman.

"Ada tujuh jembatan di ruas Pantura Subang-Cirebon yang akan diganti modelnya. Jadi modelnya yang baru adalah model beton. Dengan model baru ini, maka lantai jembatan akan lebih kokoh bila dibandingkan dengan model kerangka baja. ," ujar Hermanto.


Dia menjelaskan 7 jembatan tersebut ditargetkan rampung H-10 Lebaran 2013 nanti. Menurutnya, jika semua jembatan sudah diganti dan aspalnya sudah diperhalus, maka bisa mengurangi kemacetan. (ian)

Pusat Komunikasi Publik

300513



Ditjen Bina Marga,Pusat Komunikasi Publik